Home / Advetorial / Daerah / Sungai Penuh

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Kenduri Sko, Walikota Sungai Penuh Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Kerinci – Masyarakat Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai Kerinci menggelar Kenduri Sko Luhah Depati Intan dengan khidmat, Sabtu (24/1/2026).

Tradisi adat sakral masyarakat Sakti Alam Kerinci ini mendapat dukungan langsung dari Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, yang hadir mengikuti prosesi adat.

Kenduri Sko menjadi simbol kebersamaan masyarakat adat dalam menyatukan doa dan harapan agar daerah selalu mendapat perlindungan Tuhan, kemakmuran, keamanan, serta kehidupan sosial yang harmonis.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin menyampaikan penghormatan kepada para pemangku adat, depati, ninik mamak, dan masyarakat Luhah Depati Intan Sulak Mukai yang konsisten menjaga warisan budaya leluhur.

Ia menegaskan bahwa adat dan budaya berperan penting dalam memperkuat jati diri daerah.

Menurut Alfin, Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen mendukung kegiatan adat sebagai bagian dari pembangunan berbasis kearifan lokal. Nilai-nilai Kenduri Sko di nilai sejalan dengan prinsip persatuan, kebersamaan, dan ajaran agama.

Baca juga :   Wujudkan Semangat Belajar, Satgas Yonif 144/JY Hadirkan Perpustakaan Keliling

“Tradisi Kenduri Sko menunjukkan kekuatan budaya masyarakat Kerinci dalam menjaga persatuan di tengah perubahan zaman. Budaya ini harus terus hidup dan di wariskan kepada generasi muda,” ujar Alfin.

Kenduri Sko Luhah Depati Intan Siulak Mukai turut di hadiri Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, Anggota DPRD Provinsi Jambi, Ketua DPRD Kerinci, sejumlah bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, SE, MM, jajaran kepala OPD, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Baca juga :   PELAKU PEMANAHAN TERHADAP SEORANG PELAJAR SMP DI SUNGAI PENUH BELUM JUGA DITEMUKAN

Momentum ini memperlihatkan sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat adat dalam menjaga nilai budaya di tengah arus modernisasi, sekaligus memperkuat identitas daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya Provinsi Jambi.(Pro/Emi)

Baca juga: Ujung Pasir Toreh Sejarah Setelah 40 Tahun, Kenduri Sko Kembali di Gelar 

Kenduri Adat Desa Sembilan, Junjung Nilai Adat dan Kebersamaan 

Berita ini 2,727 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sungai Penuh

Safari Ramadan Di Masjid Taqwa Koto Renah, Wawako Menyerahkan Bantuan Dana CSR

Daerah

Rekapitulasi Ulang PPK Sumberbaru Jember Tidak Libatkan Saksi-Saksi, PAN Gugat ke Bawaslu RI, DKPP dan MK

Advetorial

Wako Ahmadi Zubir Serahkan Bantuan CSR Mushola Muhajirin & Masjid Baitunnur

Advetorial

Hadiri Audiensi, Monadi : Penting Konektivitas Yang Layak Demi Pelayanan Publik

Advetorial

Pemkot Sungai Penuh Gelar Upacara Peringatan HUT RI Ke- 79

Dinamika

Danrem 042/Gapu Ikuti Acara Pemberian Remisi di Lapas

Advetorial

Wawako Antos Pantau Progres Pembangunan TPS3R Skala Desa dan Kawasan

Advetorial

Tradisi Penyambutan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E.,M.Si dan Pelepasan Brigjen TNI Rachmad S.I.P