Home / Bisnis / Film / Hiburan

Sabtu, 20 September 2025 - 07:18 WIB

K-Pop Demon Hunters film Animasi  Pertama yang Tembus 300 juta Views

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Jakarta – Lagi-lagi film Netflix K-Pop Demon Hunters cetak prestasi baru nih. Kolaborasi platform merah itu dengan Sony Pictures Animation memecahkan rekor penonton, mencatatkan angka 300 juta views sepanjang penayangannya.

K-Pop Demon Hunters pertama kali bisa diputar di layanan streaming tersebut sejak 20 Juni 2025. Memasuki hari ke-90, film yang menampilkan grup K-Pop fiksi HUNTR/X dan Saja Boys itu udah disaksikan 314.200.000 kali menurut data Netflix.

Angka ini berhasil diraih K-Pop Demon Hunters pada Rabu (17/9). Jam putarnya pun melampaui angka 523,6 juta jam per tanggal yang sama.

K-Pop Demon Hunters jadi film original Netflix pertama yang mencetak rekor ini. Unggul dari tayangan original Netflix yang lain termasuk Red Notice (posisi #2), Carry-On (posisi #3) dan Don’t Look Up (posisi #4). Ada jarak sekitar 70 juta antara total pemutaran K-Pop Demon Hunters dengan Red Notice.

Gak cuma di chart Netflix Global, K-Pop Demon Hunters juga gemilang di tangga lagu musik Amerika Billboard. Film yang dibintangi Ahn Hyo Seop itu berhasil masuk ke dalam daftar 7 film animasi yang soundtrack-nya pernah juara di chart Billboard 200.

Baca juga :   Film Indonesia yang Menghiasi Bioskop Februari 2026, Lihat jadwal & sinopsisnya di sini

Rangkuman Prestasi Album OST K-Pop Demon Hunters

Dilansir dari Billboard, hanya ada 7 film animasi yang soundtrack-nya pernah juara di chart Billboard 200. 5 di antaranya adalah film Disney: The Lion King (1994), Pocahontas (1995), Frozen (2013), Frozen 2 (2019), dan Encanto (2021).

K-Pop Demon Hunters jadi film animasi non-Disney kedua setelah Curious George (2006) yang album OST-nya sukses besar di Amerika Serikat. Pencapaian K-Pop Demon Hunters jadi terasa lebih istimewa karena ini jadi film animasi tentang Asia pertama yang bisa meraih pencapaian ini.

Sejauh ini, pencapaian OST film Netflix ini udah bisa setara dengan album Pocahontas, Curious George, dan Frozen II. Tiga album OST film animasi tersebut sempat bertahan 1 pekan di nomor #1 chart Billboard 200.

Sampai pekan ketiga September 2025 ini, album OST K-Pop Demon Hunters udah meraih 128 ribu equivalent album units menurut data Luminate. Angka ini merupakan gabungan dari angka penjualan tradisional album fisik sebanyak 23 ribu kopi, ditambah 103 ribu streaming equivalent album (SEA) units.

Baca juga :   Streamer Malaysia Pecahkan Rekor, Jual Kartu MTG x Marvel Seharga Rp 417 Juta

SEA adalah konversi dari jumlah streaming lagu jadi satu unit penjualan album. 103 ribu SEA sama dengan 141,08 juta streaming on-demand sampai 11 September.

Sepekan terakhir album OST K-Pop Demon Hunters juga mencatatkan 2.000 track equivalent album (TEA) unit. TEA adalah konversi penjualan lagu satuan (single track downloads) menjadi satu unit album. 2.000 ΤΕΑ setara dengan pembelian 20.000 lagu digital.

Di Spotify, album yang nampilin EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami sebagai HUNTR/X itu sudah didengarkan lebih dari 2,8 miliar stream. Golden jadi lagu dengan total stream terbanyak mencapai 597 juta kali sampai Kamis (19/9/2025). Di posisi kedua ada Your Idol dengan 372 juta stream, lalu Soda Pop di 345 juta stream.

Berita ini 58 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Budaya

7 Pelajaran Hidup Paling Berharga dari Anime Naruto
IHSG Diprediksi Koreksi Jelang Keputusan Suku Bunga BI, Cek 6 Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Hari Ini

Bisnis

IHSG Diprediksi Koreksi Jelang Keputusan Suku Bunga BI, Cek 6 Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Hari Ini
Apple Rilis iPhone 17e, Smartphone Canggih dengan Chip A19 dan Kamera

Apple

Apple Rilis iPhone 17e, Smartphone Canggih dengan Chip A19 dan Kamera 48 MP

Bisnis

PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI, Perkuat Posisi di Industri Periklanan Digital Indonesia

Bisnis

Lawan Tren Truk Listrik Raksasa, Startup Ini Buat Pikap Seukuran MINI Cooper dan Kantongi Dana Segar

Gaya Hidup

Mengapa Warna Bibir Bisa Menggelap? Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

Bisnis

Strategi Omnichannel: Mengapa Brand Lokal Mulai Mandiri dan Tinggalkan Ketergantungan pada Marketplace?

Bisnis

OCBC Luncurkan Kartu Kredit untuk Generasi Muda