Home / Artikel

Jumat, 25 Juli 2025 - 05:08 WIB

KEMBALI KE LAUT

koransakti - Penulis

Oleh :DEDI ASIKIN

Koran Sakti.co.id- Tiba tiba kabar menyebar, pemerintah cq kementerian agama sedang merancang perjalanan haji lewat jalur laut.

Tapi tuh gayung belum bersambut. Salah satunya Badan Penyelengara (BP) haji yang zero experience (pengalaman) langsung menolaknya. Menteri agama Nazarudin Umar yang gagasan mengumbar nilai positif. Katanya biaya lebih murah, pelayanan lebih baik. Bahkan katanya pula waktu lebih singkat. Katanya pula lama perjalanan bisa 28 hari bolak balik atau 2 minggu sekali jalan.

Baca juga :   Energi Hijau dan Peluang Kerja: Menempatkan PLTN dalam Arus Utama Transisi Energi Nasional

Tidak atau belum dijelaskan berapa lama ibadah di Mekah, Madinah dan Arafah.

Memang diperlukan kajian yang seksama dan melibat semua stakeholder. Termasuk MUI.

Prinsipnya pelayanan haji itu harus memenuhi tiga kriteria.

Nyaman, nyaris tak pernah. Aman , tak selamanya. Kemudian murah, rasa rasanya tak pernah.

Cepat, jika dibanding dengan menggunakan kapal laut apalagi jaman dulu, lewat udara seperti sekarang mungkin benar.

Perjalanan lewat laut ditentukan banyak hal

Pertama teknologi kapal , cuaca gelombang dan angin , sarana dan prasarana pelabuhan dan terakhir sumberdaya manusia fisik dan mental.

Baca juga :   IBADAH HAJI TEMPO DULU ANTARA HIDUP DAN MATI SERTA KEBENCIAN KAUM PENJAJAH

Yang pasti harus dihindari jemaah haji jangan jadi kelinci percobaan.

Satu hal terakhir rasa rasanya perubahan sistim perjalanan haji itu tidak akan berpengaruh apa apa sepanjang quota tidak berubah. Quota yang dibuat dalam konfrensi 0ki tahun 1985 itu (1 per 1.000) tetap stagnan, maka penyelenggaraan haji di Indonesia tetap problematik.

Lima juta pendaftar bertumpuk dalam daftar tunggu yang tidak menentu.

Berita ini 41 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Peran Media dan Humas dalam Melestarikan Budaya

Artikel

RETREAT, BUKAN DOMBA GARUT 
Kenapa Potongan Apel Berubah Jadi Cokelat? Kenalan dengan Enzim PPO dan Reaksi "Karat" pada Buah!

Artikel

Kenapa Potongan Apel Berubah Jadi Cokelat? Kenalan dengan Enzim PPO dan Reaksi “Karat” pada Buah!

Artikel

DIJUAL KAPLING LANGIT SUDAH ADA HGB….HAHAHA 

Artikel

ISENG ISENG LAPOR, LAPOR ISENG ISENG
Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Makanan Firaun yang Masih Bisa Dimakan Setelah 3.000 Tahun

Artikel

Kenapa Madu Tidak Bisa Basi (Awet Selamanya)? Kenalan dengan H2O2, Zat Pengawet Buatan Lebah!
Mengenal HCl (Asam Klorida) di Perut Kita. Asam Keras yang Bisa Lelehkan Logam, Tapi Kenapa Lambung Kita Aman?

Artikel

Mengenal HCl (Asam Klorida) di Perut Kita. Asam Keras yang Bisa Lelehkan Logam, Tapi Kenapa Lambung Kita Aman?

Artikel

ADA AA GYM DI SARITEM