Kontroversi Piala Dunia : Mesir dirugikan wasit dan Keberuntungan Argentina
Koransakti.co.id- Hasil pertandingan fase 16 besar telah usai dan Argentina maju ke babak 8 besar akan berhadapan dengan Swiss.
Pertandingan berlangsung sangat menarik untuk di tonton. Kedua tim saling serang dengan teknik tinggi. Kesebelasan Nasional Mesir mempertontonkan permainan kelas dunia, bahkan sempat unggul 2-0.
Kontroversi muncul pada menit ke-58 ketika pemain Mesir Mostafa Zico membobol gawang Argentina, namun di anulir wasit François Letexier setelah meninjau VAR.
Wasit menilai terjadi pelanggaran karena Marwan Attia menginjak kaki Lautaro Martinez sebelum serangan.
Pertanyaannya, mengapa wasit yang sama langsung mengesahkan gol Enzo Fernandez pada injury time tanpa mengecek VAR, padahal para pemain Mesir memprotes adanya pelanggaran terhadap Mohamed Salah yang di jatuhkan dan bajunya di tarik oleh Alexis Mac Allister. Perbedaan perlakuan inilah yang memunculkan kontroversi dan kesan menguntungkan Argentina.
Usai laga, pelatih Mesir Hossam Hassan menuding FIFA sengaja melindungi Argentina agar Messi tetap bertahan di Piala Dunia demi kepentingan komersial.
FIFA membantah tuduhan tersebut dan menegaskan seluruh keputusan pertandingan berada di tangan perangkat pertandingan yang di tunjuk resmi.
Semua orang tahu FIFA atas otorisasi Ketuanya Gianni Infantino sempat mencabut kartu merah yang di berikan wasit Raphael Claus yang memimpin pertandingan antara Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina.
Bagaimana dengan dugaan pertimbangan komersial? Hal itu perlu di buktikan melalui investigasi yang di minta Federasi Sepak Bola Mesir.
Faktanya, keberadaan Argentina dan Messi memang menghasilkan pemasukan besar bagi FIFA melalui penjualan tiket non tuan rumah, hak siar televisi, dan merchandise. Messi sendiri memperoleh penghasilan sekitar Rp 500 miliar lebih dari berbagai brand seperti Adidas, Pepsi, dan Mastercard.
FIFA maupun pihak eksternal memiliki kepentingan terhadap tetap bertahannya Argentina dan Messi di turnamen. Di sisi lain, Argentina dan Messi juga telah menunjukkan mentalitas juara. Karena itu, dugaan terhadap Ketua FIFA dan wasit François Letexier patut di investigasi agar sepak bola tetap menjadi olahraga yang adil, di cintai, dan menarik untuk di tonton.
Penulis:
Baca juga: Sejarah Baru Piala Dunia 2026: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Gol














