Home / Bisnis / Ekonomi / Investasi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 12:48 WIB

Laba Turun 23,95%, Saham Hermina (HEAL) Justru Direkomendasikan Beli? Ini Analisisnya

koransakti - Penulis

Kinerja laba PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mengalami penurunan pada kuartal III-2025, namun analis melihat potensi pemulihan. (Sumber: HEAL/Kontan.co.id)

Kinerja laba PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mengalami penurunan pada kuartal III-2025, namun analis melihat potensi pemulihan. (Sumber: HEAL/Kontan.co.id)

koransakti.co.id – Emiten pengelola jaringan rumah sakit Hermina, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), baru saja merilis laporan keuangan kuartal III-2025. Hasilnya menunjukkan adanya tekanan pada profitabilitas, meskipun pendapatan masih tumbuh. Bagaimana rekomendasi saham HEAL 2025 setelah rilis kinerja ini?

Menariknya, meskipun laba bersih merosot, analis dari BRI Danareksa Sekuritas justru memberikan rekomendasi beli. Mari kita telaah lebih dalam kinerja dan prospek HEAL.

Kinerja HEAL Kuartal III-2025: Pendapatan Naik, Laba Turun

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (23/10/2025), berikut adalah ringkasan kinerja HEAL:

  • Pendapatan: Naik 5,20% YoY menjadi Rp 5,28 triliun (dari Rp 5,02 triliun di Q3 2024).
    • Pendapatan rawat inap: Naik menjadi Rp 3,18 triliun (dari Rp 3,03 triliun).
    • Pendapatan rawat jalan: Naik menjadi Rp 1,94 triliun (dari Rp 1,85 triliun).
  • Laba Bersih: Merosot 23,95% YoY menjadi Rp 356,01 miliar (dari Rp 468,16 miliar di Q3 2024).

Penyebab Penurunan Laba HEAL

Menurut Abida Massi Armand, Fundamental Analyst BRI Danareksa Sekuritas, penurunan laba disebabkan oleh beberapa faktor:

  • Tekanan Margin: Akibat pembukaan rumah sakit baru yang utilisasinya belum optimal. HEAL akan membuka 2 RS baru (Bali & Salatiga) akhir 2025 dengan investasi @ Rp 200 Miliar.
  • Biaya Membengkak: Biaya pokok penjualan dan beban operasional meningkat.
  • Kenaikan Beban Bunga: Akibat pendanaan untuk ekspansi dua RS baru.
  • Tekanan Eksternal: Regulasi baru BPJS Kesehatan terkait skema Koordinasi antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ) atau Coordination of Benefit (CoB).
  • Faktor Lain: Isu efisiensi biaya, audit BPJS, dan negosiasi ulang dengan asuransi swasta yang membatasi pertumbuhan pendapatan.
Baca juga :   IHSG Diproyeksi Rebound, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Binaartha untuk 28 Oktober 2025

Proyeksi dan Outlook HEAL ke Depan

Analis memperkirakan tantangan ini akan berlanjut hingga akhir 2025, menjadikan tahun ini sebagai titik terendah profitabilitas HEAL. Proyeksi 2025:

  • Pendapatan: Rp 6,9 T – Rp 7,3 T (Naik 3%-9% YoY).
  • Laba Bersih: Rp 410 M – Rp 430 M (Turun 20%-24% YoY).
  • Margin Bersih: Turun ke 5,6%-5,8%.

Namun, potensi pemulihan diproyeksikan mulai terjadi pada 2026-2027, didorong oleh:

  • Perbaikan efisiensi biaya (sentralisasi pengadaan seiring target 65-70 RS di 2030).
  • Peningkatan bauran pasien swasta.
  • Potensi penyesuaian tarif JKN/premi BPJS.
  • Pemulihan volume pasien (inpatient days & outpatient visits naik ~7,5% YoY di Q3 2025) yang meningkatkan utilisasi RS baru.
  • Prospek jangka panjang sektor kesehatan yang solid (penyakit tidak menular, demografi menua, penetrasi RS rendah).
Baca juga :   IHSG Hari Ini 31 Oktober 2025 Melemah ke 8.174, Cek 4 Rekomendasi Saham BRIDS (KLBF, UNTR)

Rekomendasi Saham HEAL (Oktober 2025)

Meskipun secara teknikal saham HEAL menunjukkan sinyal bearish pasca rilis kinerja (RSI 37, MA 5/50 tren jual), secara fundamental valuasinya dinilai mulai terdiskon. EV/EBITDA berada di 14.9x dan PER di 52.0x, mengindikasikan pasar mungkin sudah mengantisipasi risiko margin.

Oleh karena itu, Abida Massi Armand merekomendasikan BELI untuk saham HEAL, dengan target harga (TP) Rp 1.850 per saham. Rekomendasi ini didasarkan pada potensi re-rating jika margin mulai pulih pada 2026, didukung posisi dana domestik yang terus meningkat di saham ini.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.

Baca juga:

  1. Minggu Hoki! Klaim 27 Kode Redeem FC Mobile 26 Oktober 2025 + Cara Dapat 18.500 Gems! – Koran Sakti
  2. Minggu Spesial! Klaim 53 Kode Redeem FF 26 Oktober 2025 Terbaru: Ada Bundle, Diamond & Skin Keren! – Koran Sakti
Berita ini 83 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Harga Emas Hari Ini 1 November 2025 Anjlok! Antam 1 Gram Turun Rp 15.038

Bisnis

Harga Emas Hari Ini 1 November 2025 Anjlok! Antam 1 Gram Turun Rp 15.038

Bisnis

Orang Cerdas Beli Baju di Rafaya.id

Energi

Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik, Jaga Daya Beli Rakyat di Tengah Gejolak Global

Ekonomi

Tutup 2024 dengan Sederet Pencapaian, PNM Terus Perkuat Pemberdayaan 

Kebijakan

Langgar Aturan di Tengah Darurat, Bupati Aceh Selatan Diskors 3 Bulan
5 Aplikasi Nonton Video Penghasil Saldo DANA 2025 (Terbukti Membayar)

Bisnis

Review Snapcart 2026: Jangan Buang Struk Belanja! Foto & Tukar Jadi Saldo DANA (Asli Indonesia)
Review MiFX (Monex): Broker Forex Legal Bappebti dengan Spread Terendah?

Bisnis

Review MiFX (Monex): Broker Forex Legal Bappebti dengan Spread Terendah?
Investasi P2P Lending 2025: Modal 100 Ribu, Bunga hingga 15%? Cek Platform Resmi OJK!

Bisnis

Investasi P2P Lending 2025: Modal 100 Ribu, Bunga hingga 15%? Cek Platform Resmi OJK!