Home / Komunitas

Senin, 28 Oktober 2024 - 15:55 WIB

Lembaga Adat Kerinci Himbau Paslon Kepala Daerah Ciptakan Pilkada yang Beradab.

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Kerinci- Jelang Pelaksanaan Pilkada serentak 2024, Sekjend Lembaga Adat Melayu Sakti Alam Kerinci (LAM-SAK), Safwandi, Dpt menghimbau kepada Pasangan calon (Paslon) Kepala Daerah Kabupaten Kerinci untuk dapat menciptakan situasi Pilkada serentak secara aman, damai, beradab dan beretika.

” Kepada Seluruh Paslon Kepala Daerah Kabupaten Kerinci agar dapat mengajak tim suksesnya masing-masing untuk menciptakan situasi Pilkada yang aman, damai dan beretika”.

Perbedaan adalah rahmat, janganlah karena berbeda pilihan membuat kita sebagai etnis kerinci yang satu silsilah menjadi pecah dan terkotak-kotak. Imbuh Safwandi, Dpt

“Lebih lagi sampai memutuskan silatutahim, itu sangat bertentangan dengan Adat sibena Adat yang kito pakai di Bumi Sakti Alam Kerinci ini. Sebutnya

Baca juga :   Danrem 042/ Gapu Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media Se-Jambi

Para Depati, Ninik Mamak dan Pemangku Adat, mesti menjadi Air yang amat jernih (suri tauladan) sebagai pedoman anak buah anak kemenakan.

Sekjend LAM-SAK juga berharap kepada Alim ulama sebagai suluh yang amat terang agar didalam Dakwah menyampaikan soal pentingnya menjaga hubungan (silaturahmi), terlebih jelang Pilkada serentak 2024.

Cerdik pandai (Cendikia) sebagai “tempat batuik batanyo” juga mesti berperan aktif untuk ikut mengedukasi masyarakat dengan menyampaikan pesan-pesan yang dapat membuka Cakrawala serta mencerdaskan masyarakat.

Juga tidak kalah penting adalah pemuda sebagai “tabing negeri “. Mesti lebih arif dan mencerminkan keterpelajaran serta semangat dalam menyongsong pesta Demokrasi pilkada Damai 2024.

Safwandi, Dpt Yang juga merupakan Budayawan Kerinci juga mengingatkan kepada masyarakat agar jangan mudah terprovokasi dan terpancing dengan hal-hal yang dapat memecah belah masyarakat kerinci.

Baca juga :   MODEL RINA SINTYA DIAM-DIAM PUNYA PASANGAN SEORANG PRIA PENGUSAHA TAJIR

“Kito mesti ingat, bahwo kerinci merupakan suatu keluarga besar yang memiliki kekerabatan yang tidak terpisah oleh Administratif (wilayah).

Mulai Kabupaten Merangin, yang disebut sebagai Kerinci Rendah (Renah salom buku), Kabupaten kerinci dan Kota sungai Penuh. Semua berdasarkan dari satu suku, satu silsilah dan satu keturunan”

” kadateh sapucuk kabawah saurat tunggal. Sedenting bak besi, Seinduk bak ayam, Serumpun bak serai. Menyelam samo basah, terampai samo kering. Sesopan semalu, sehino semulyo.

Itulah sumpah setio leluhur kerinci tatkalo dahulunyo, untuk menjadi ingatan anak cucu dikemudian hari. Tutup Safwandi.

Berita ini 186 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Komunitas

Pegiat Pertanian Organik Kota Sungai Penuh Mulai Berproduksi

Komunitas

Masjid Atta’awun Gria Jakarta Gelar Kajian Ramadhan Narasumber Syekh Hasan Abu Toha Dari Palestina

Daerah

Hari Nelayan 2026: FKPN Desak Pemerintah Hentikan Perampasan Ruang Hidup dan Audit Total Proyek PIK 2

Daerah

Peringatan Hari Buruh di Madiun, FSBI Gelar Aksi Damai 

Jakarta

LAZ Relief Islami Indonesia Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Prasejahtera

Advetorial

Ketua (GWI) DPD Provinsi Banten Syamsul Bahri, Mengucapkan Selamat Idul Adha 1446 H / 2025.

Jakarta

Diterima Dewan Pers, PJS Konsultasi Pendaftaran Konstituen

Kerinci

LSM Semut Merah Akan Kembali Aksi di Kantor Bupati Kerinci Senin Mendatang