koransakti.co.id – Tanggal 21 Desember sudah di depan mata. Tiket pesawat dan hotel untuk liburan akhir tahun pasti sudah menguras tabunganmu, kan?
Jangan sedih dulu. Kamu bisa memutar balik keadaan itu dengan membuka Jasa Titip (Jastip). Di tahun 2025, fenomena Jastip masih menjadi primadona, terutama bagi mereka yang ingin barang branded atau oleh-oleh khas tapi malas bepergian.
Bagi kamu yang berencana mudik atau liburan ke luar kota/negeri minggu depan, ini panduan singkat mengubah koper menjadi mesin uang.
1. Riset: Apa yang Laku?
Jangan asal tawarkan barang. Ketahui apa yang sedang hype:
Luar Negeri (Jepang/Singapura/Thailand): Sepatu sneakers edisi terbatas, kosmetik/skincare yang belum rilis di Indonesia, atau snack unik (seperti Tokyo Banana/KitKat rasa aneh).
Luar Kota (Bali/Jogja/Bandung): Pie Susu, Bakpia Kukus, baju barong, atau kerajinan tangan estetik.
2. Tetapkan “Fee” yang Wajar
Jangan terlalu mahal, tapi jangan kemurahan sampai kamu rugi tenaga.
Barang Kecil (Kosmetik/Snack): Fee Rp 15.000 – Rp 25.000 per item.
Barang Menengah (Baju/Tas): Fee Rp 50.000 – Rp 100.000.
Barang Mewah: Fee 5-10% dari harga barang.
3. Sistem “Live Shopping”
Ini trik agar orderan membludak. Saat kamu sedang di toko (misal: IKEA, H&M, atau toko oleh-oleh), lakukan Live Instagram atau post Story secara real-time. Tulis caption: “Lagi di toko X nih, diskon 50%! Yang mau nitip langsung transfer sekarang ya, 1 jam lagi pindah tempat.” Metode ini menciptakan rasa FOMO (Fear of Missing Out) sehingga orang akan impulsif membeli.
4. Wajib DP (Down Payment)
Ini aturan emas Jastip: Jangan pernah talangi pakai uangmu dulu 100%. Mintalah pembayaran penuh atau minimal DP 80% di awal. Ini untuk menghindari pemesan yang tiba-tiba batal atau “ghosting” saat barang sudah dibeli.
Jadi, siapkan koper kosong tambahan saat berangkat nanti. Pulang liburan, bukan cuma hati yang senang, saldo rekening pun ikut kenyang!
Baca juga: Hobi Main Game? Jangan Cuma Buang Kuota! Ini 5 Game Santai Penghasil Saldo DANA Tercepat 2025















