Home / Daerah / Jambi

Senin, 13 Oktober 2025 - 04:00 WIB

Menolak Punah: Jantung Pabrik Teh Kayu Aro Masih Berdenyut dengan Mesin Tua Peninggalan Belanda

koransakti - Penulis

Mesin pencacah pucuk teh sistem penggilingan orthodoks sisa peninggalan Belanda yang masih beroperasi hingga kini di pabrik teh unit usaha Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. (Sumber: ANTARA/Agus Suprayitno)

Mesin pencacah pucuk teh sistem penggilingan orthodoks sisa peninggalan Belanda yang masih beroperasi hingga kini di pabrik teh unit usaha Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. (Sumber: ANTARA/Agus Suprayitno)

koransakti.co.id – Di tengah gempuran teknologi modern, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV di unit usaha teh Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, menyimpan sebuah rahasia kekuatan yang tak lekang oleh waktu. Jantung operasional pabrik teh hitam legendaris ini ternyata masih ditenagai oleh mesin-mesin tua peninggalan era kolonial Belanda.

Mesin-mesin kokoh ini bukan sekadar pajangan sejarah, melainkan andalan utama dalam menghasilkan teh hitam jenis orthodoks berkualitas ekspor.

Warisan yang Terawat Sempurna

Menurut Asisten Teknik unit usaha Kayu Aro, Muhammad Ridwan, keputusan untuk mempertahankan mesin-mesin tua ini bukan tanpa alasan. Keandalan dan hasil produksi yang khas membuat mesin ini tak tergantikan, terutama untuk proses sortasi teh orthodoks.

Baca juga :   Wako Ahmadi & Ketua TP-PKK Herlina dianugrahi Gelar Kehormatan Keraton Surakarta Hadiningrat

“Kita masih pertahankan mesin tua, kita jaga, sejauh ini masih menjadi andalan terutama untuk menghasilkan produksi teh jenis orthodoks,” kata Ridwan.

Berbagai mesin peninggalan Belanda seperti mesin penggulung (Tea Rolling Machine), mesin pemanggang (Pearl Type Tea Roast Shaping Machine), hingga oven fermentasi masih beroperasi dengan baik. Bahkan, nama-nama mesin seperti ‘Indian sortir’ tetap dipertahankan untuk menjaga keasliannya.

Swasembada Perawatan dan Energi

Keberhasilan menjaga mesin-mesin ini tetap beroperasi tak lepas dari keahlian para teknisi lokal. Pabrik Kayu Aro memiliki bengkel (workshop) mandiri yang diisi oleh 46 teknisi, di mana sebagian besar merupakan warga lokal yang mewarisi keahlian secara turun-temurun.

Baca juga :   Wakil Ketua I DPRD Hardizal Hadiri HUT ke-80 Kota Jambi & Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah

“Rata-rata mereka anak kampung sini, bekerja turun temurun, jadi mengerti kebutuhan dan penanganan mesin rusak di pabrik,” jelas Ridwan.

Keunikan pabrik ini tidak berhenti di situ. Sejak tahun 2012, seluruh operasional pabrik ditenagai oleh Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) milik sendiri. PLTMH yang dibangun di Desa Batu Ampar ini mampu menghasilkan daya hingga 970 Kilowatt (Kw), membuat pasokan listrik dari PLN hanya bersifat sebagai cadangan.

baca juga Kejutan Akhir Pekan: 30+ Kode Redeem FF 12 Oktober 2025, Banjir Diamond dan Item Langka! – Koran Sakti

Berita ini 65 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sungai Penuh

Kepala SD 004/XI Pelayang Raya Juara 1 Sekolah Berprestasi

Dinamika

Gubernur Lantik Ketua IWO Jambi Jadi Komisioner Komisi Informasi

Pendidikan

Kepsek SMA Negeri 1 Sungai Penuh Marwazy Beri Bonus buat Siswa Setor Sampah 
Wako Alfin Ajak Warga Taat Pajak Kendaraan

Sungai Penuh

Wako Alfin Ajak Warga Taat Pajak Kendaraan

Daerah

TP PKK Provinsi Jambi Supervisi 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung

Advetorial

Bupati Kerinci Adirozal Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Peringatan HUT RI Ke-77

Advetorial

“Kenduri Sudah Tuai,Bunga Mistis Sigindo Kuning”

Hukum

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Baru Dugaan Korupsi DAK SMK Jambi TA 2022.