Home / Artikel / Kesehatan / Sains

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:01 WIB

Niat Sehat Malah Gawat? Kenali 5 Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan! (Bukan Sekadar Lelah Biasa)

Tiara - Penulis

Jangan memaksakan diri. Jika dada terasa seperti ditindih benda berat saat olahraga, segera berhenti! Itu sinyal bahaya dari jantung. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

Jangan memaksakan diri. Jika dada terasa seperti ditindih benda berat saat olahraga, segera berhenti! Itu sinyal bahaya dari jantung. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.idSelasa, 3 Februari 2026 – Melanjutkan pembahasan kita tadi siang soal Gym. Olahraga memang kunci umur panjang, tapi ada garis tipis antara “Melatih Jantung” dan “Menyiksa Jantung”.

Sering kita dengar berita: Seseorang yang terlihat bugar, tiba-tiba kolaps dan meninggal saat sedang main futsal, bersepeda, atau lari di treadmill. Kenapa bisa terjadi? Karena mereka mengabaikan sinyal SOS yang dikirim tubuh.

Secara kimia, rasa pegal saat olahraga disebabkan oleh Asam Laktat (C3H6O3). Ini wajar. Tapi jika rasa sakitnya berbeda, itu mungkin masalah aliran darah ke jantung (Iskemia). Berikut 5 tanda bahaya yang wajib Anda waspadai menurut para ahli kardiologi:

1. “Gajah” di Dada (Nyeri Dada/Angina)

Ini tanda paling klasik tapi sering di salahartikan sebagai “Masuk Angin” atau “Otot Dada Ketarik”. Bedanya:

  • Sakit otot: Terasa tajam di satu titik, sakit kalau ditekan.

  • Sakit jantung: Rasanya tumpul, seperti Dada Ditindih Gajah, atau diremas kuat. Nyerinya bisa menjalar ke leher, rahang, lengan kiri, hingga punggung. Jika ini terjadi, STOP SEKARANG JUGA.

Baca juga :   Ngedate Mewah Budget Pelajar! Daftar Promo Makanan Spesial Valentine 14 Februari 2026: Sikat "Buy 1 Get 1" Minuman & Paket Couple Malam Ini!

2. Napas Putus-Putus (Sesak Tidak Wajar)

Ngosh-ngoshan saat lari itu biasa. Tapi perhatikan proporsinya. Jika Anda baru jalan santai 5 menit tapi napas sudah tersengal-sengal seperti habis lari maraton, itu tanda jantung gagal memompa darah dengan efisien. Apalagi jika sesak napas ini muncul saat Anda sedang istirahat.

3. Keringat Dingin & Pusing Melayang

Tubuh berkeringat saat olahraga itu sehat (untuk mendinginkan suhu). Tapi jika keluar Keringat Dingin (seperti butiran jagung) di sertai rasa mual dan pusing kliyengan (kepala terasa ringan), itu tanda tekanan darah anjlok. Jantung mungkin mengalami gangguan irama (Aritmia) sehingga aliran darah ke otak berkurang.

4. Jantung Berdebar Kacau (Palpitasi)

Detak jantung cepat saat kardio itu normal (misal 120-140 bpm). Yang tidak normal adalah jika jantung terasa:

  • Berdetak tidak beraturan (lompat-lompat).

  • Berdebar sangat kencang tiba-tiba tanpa peningkatan aktivitas. Rasanya seperti ada burung yang mau lepas dari dalam dada.

Baca juga :   Pojok Sains: Merasa Cemas di Minggu Terakhir 2025? Tenang, Itu Namanya "Sunday Scaries" dan Sangat Manusiawi!

5. Baterai Drop Mendadak (Kelelahan Ekstrem)

Anda biasanya kuat lari 5 keliling. Tiba-tiba hari ini, baru 1 keliling rasanya kaki berat sekali dan tenaga habis total. Kelelahan ekstrem yang tidak bisa di jelaskan ini adalah tanda bahwa jantung tidak mampu menyuplai oksigen ke otot. Jangan di paksa dengan kalimat “Ah, payah lu!”. Istirahatlah.

Saran Dokter:

Jika Anda merasakan salah satu dari 5 gejala di atas:

  1. Hentikan aktivitas seketika.

  2. Duduk dan tenangkan diri.

  3. Jika gejala tidak hilang dalam 5-10 menit, segera minta bantuan ke UGD terdekat.

Kesimpulan

Olahraga tujuannya untuk memelihara nyawa, bukan mempertaruhkan nyawa. Dengarkan tubuh Anda. Lebih baik berhenti lebih awal hari ini dan bisa olahraga lagi besok, daripada memaksa hari ini dan tidak bisa olahraga selamanya.

Baca juga: Apakah Gym Benar-Benar Bisa Bikin Kurus? Simak Faktanya & Kenalan dengan Polifenol (C14H12O3), Sahabat Jantung Saat Olahraga!

Berita ini 41 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Mengenal 4 Jenis Alergen Utama (Pemicu Alergi) & Tips Ampuh Menghindarinya

Gaya Hidup

Mengenal 4 Jenis Alergen Utama (Pemicu Alergi) & Tips Ampuh Menghindarinya
Pojok Sains: Membedah "Pembangkit Listrik" di Kepala Kita, Bagaimana Otak Menghasilkan Energi Setara Lampu LED?

Artikel

Pojok Sains: Membedah “Pembangkit Listrik” di Kepala Kita, Bagaimana Otak Menghasilkan Energi Setara Lampu LED?
Review Honeygain 2026: Ubah Sisa Kuota WiFi Jadi Dollar, Cuan Sambil Tidur (Passive Income)

Artikel

Review Honeygain 2026: Ubah Sisa Kuota WiFi Jadi Dollar, Cuan Sambil Tidur (Passive Income)

Artikel

R.A KARTINI OJO DIBANDING BANDINGKE
Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Makanan Firaun yang Masih Bisa Dimakan Setelah 3.000 Tahun

Artikel

Kenapa Madu Tidak Bisa Basi (Awet Selamanya)? Kenalan dengan H2O2, Zat Pengawet Buatan Lebah!

Artikel

KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK BARU SETENGAH PINTU

Artikel

AL HIDAYAH PESANTREN DI LAPAS SUKAMISKIN

Food

5 Manfaat Baik Mengonsumsi Daging Kambing, dari Sumber Energi hingga Cegah Kanker