Home / Artikel

Selasa, 25 Maret 2025 - 23:36 WIB

KASIH SAYANG DI BULAN RAMADHAN BUKAN VALENTIN DAYS

koransakti - Penulis

DEDI ASIKIN

Koran Sakti.co.id- Menanggapi tulisan saya dengan judul “Ramadhan bulan kasih sayang”, ada yang tanya apa bedanya dengan Valentin days.

Oh beda sekali, saya bilang. Beda ummat beda agama.

Beda jenis, kaya mbe dan kuda.

Ada tiga versi yang dikenal tentang latar belakang Valentin days. Tetapi yang paling dominan adalah kisah Santo Valentinus seorang pendeta Katolik zaman Romawi kuno sekitar abad ke 3.

Kaisar yang memerintah Romawi kuno waktu itu adalah Claudius II.

Ia terkenal kejam dan suka berperang. Suatu ketika ia mendapati banyak tentara muda yang tidak ikut perang . Setelah diselidiki mereka tidak ikut perang kerena baru menikah. Tidak mau meninggalkan istri dan anak ( kalau sudah punya).

Lalu kaisar Claudius mengeluarkan larangan menikahkan pasangan muda.

Baca juga :   Walikota Sungai Penuh Lantik Pengurus Wartawati Indonesia Maju (WIM)

Tapi pendeta Katolik Valentinus diam diam melanggar larangan kaisar dan tetap menikahkan pasangan muda.

Ketika Kaisar tahu, maka tak ayal, itu pendeta ditangkap dan dimasukkan penjara.

Didalam tahanan sang pendeta jatuh hati kepada putri seorang penjaga tahanan , bernama Sertius.

Mulanya pendeta Valentinus diminta mengobati anak Sertius yang bernama Yulia. Anak gadis itu menderita kebutaan pada matanya. Setelah berhasil mengobati, diam diam sang pendeta jatuh cinta pada Yulia.

Ketika Kaisar meminta sikap kepada Valentinus

Valentinus jika mau menghentikan menikahkan pasangan muda, ia akan diampuni. Tapi kalau tidak dia akan dihukum pancung.

Ternyata pendeta lebih memilih hukum pancung dari pada melanggar agama yang dia yakini.

Menjelang exekusi Valentinus menyerahkan sepucuk surat cinta buat Yulia.

Diakhir suratnya itu dia bubuhi kata “from your Valentine”.

Baca juga :   Review JadiDuit 2026: Aplikasi Penghasil Uang Asli Indonesia, Misi Mudah & Cair Kilat ke DANA!

Dan tanggal 14 Februari tahun 269, sebuah pedang memisahkan kepala dari tubuhnya.

Sang pendeta yang kemudian berjuluk Santo (orang suci) itu mati membawa asmara yang tak tersampaikan.

Dan Valentin days baru lahir pada abad ke 8 , secara getok tular merambah kepada kaum muda , mulai dari negara barat, ke mana mana di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Tapi cinta ala Valentin days itu berbeda dengan kasih sayang di bulan Ramadhan.

Kasih sayang Valentin itu berbasis asmara.

Sementara kasih sayang dibulan Ramadhan adalah kasih sayang secara vertikal dari Allah kepada ummat yang beriman dan saling kasih sayang antara umat secara horizontal.

Beda , beda banget.

Cinta Valentin bukan kasih sayang di bulan Ramadhan. Kasihbis, tamat dan mengikat.”*”

Berita ini 107 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Membedah "Pembangkit Listrik" di Kepala Kita, Bagaimana Otak Menghasilkan Energi Setara Lampu LED?

Artikel

Pojok Sains: Membedah “Pembangkit Listrik” di Kepala Kita, Bagaimana Otak Menghasilkan Energi Setara Lampu LED?

Artikel

ENGKE KUMAHA BUKAN KUMAHA ENGKE 

Artikel

Makna Pengorbanan Pada Sesama di Hari Raya Idul Adha 1446 H

Agama

AS SUFFAH KOBONG PERTAMA DI DUNIA 

Artikel

Kayu Manis Bubuk: Rempah Sederhana Manfaat Besar untuk Kesehatan

Artikel

Kerak Membandel di Kamar Mandi? Ini 3 Cara Ampuh Membersihkannya dengan Bahan Dapur!

Artikel

LEBARAN, WUJUD KASIH SAYANG 

Artikel

Wartawan Harus Punya Strategi Agar Narasumber Mau Bicara