Home / CSR / Energi / Lingkungan

Minggu, 13 Juli 2025 - 21:20 WIB

Pertamina Dorong Desa Energi Mandiri Lewat Program Berbasis Energi Terbarukan

koransakti - Penulis

PT Pertamina (Persero) terus memperluas inisiatifnya dalam pengembangan energi berkelanjutan melalui program bertajuk Desa Energi Berdikari (DEB). Program ini menjadi bagian dari strategi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, dengan tujuan utama menciptakan desa mandiri energi berbasis potensi lokal dan teknologi energi terbarukan.

Program DEB difokuskan untuk mendorong kemandirian energi di pedesaan dengan memanfaatkan potensi lokal seperti tenaga surya, biogas, dan mikrohidro. Seluruh implementasi dilakukan dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama—mulai dari perencanaan hingga pengelolaan sistem energi.

Hingga tahun 2025 ini, Pertamina telah menjalankan program DEB di 50 desa di seluruh Indonesia. Salah satu contohnya adalah Desa Lamboja, Sulawesi Selatan, yang kini memanfaatkan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk kebutuhan penerangan warga dan fasilitas umum secara mandiri.

Baca juga :   Energi Hijau dan Peluang Kerja: Menempatkan PLTN dalam Arus Utama Transisi Energi Nasional

🌱 Pilar Energi Terbarukan Berbasis Sosial

Corporate Secretary PT Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar soal listrik atau teknologi, melainkan menyasar pada peningkatan kualitas hidup warga desa secara menyeluruh. “Kami ingin desa tidak hanya terang, tetapi juga tumbuh mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Beberapa manfaat nyata dari program ini mencakup:

  • Peningkatan akses listrik di daerah terpencil,

  • Pengurangan emisi karbon,

  • Penciptaan lapangan kerja lokal melalui pengelolaan energi skala desa,

  • Pendidikan energi terbarukan berbasis komunitas.

Baca juga :   Selamatkan Burung Langka, Drone Jatuhkan Jutaan Nyamuk di Hutan Hawaii

Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

🔋 Teknologi dan Inovasi Lokal

Pertamina menggandeng berbagai pihak, termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat dan instansi pendidikan, untuk memastikan pendekatan teknologi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan lokal dan dapat dirawat oleh masyarakat setempat.

Penggunaan panel surya, biodigester, dan turbin mikrohidro menjadi pilihan teknologi yang fleksibel dan telah diterapkan di berbagai wilayah seperti Nusa Tenggara, Kalimantan, hingga Papua.

Berita ini 79 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Energi

HMI Gelar “ENERGY TALK”: Dorong Peran Mahasiswa Wujudkan Indonesia Net Zero Emission

Lingkungan

Kisah Anggrek Paling Langka di Dunia yang Hidup di Bawah Tanah dan Terancam Punah

Energi

Kerinci dan Sungai Penuh Aman Saat Sumatera Blackout, Ini Peran PLTA KMH dan Jalur Transmisi Khusus

Kesehatan

Pemerintah Tetapkan Cikande Sebagai Daerah Paparan Radioaktif Cesium-137

Kerinci

Bukan Sekadar Angkut-Buang, DLH Kerinci Siapkan Strategi Komprehensif Tangani Sampah dari Hulu ke Hilir

Cuaca

BMKG: Sepekan ke Depan, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di RI

Energi

Proyek Rampung, Presiden Prabowo Direncana Akan Meresmikan PLTA Kerinci 

Daerah

Mengenal Taman Nasional Kerinci Seblat, Jantung Hutan Hujan Sumatera