Home / Fakta Unik / Sains

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:16 WIB

Pojok Sains: Kenapa Tombol “Next Episode” Sangat Sulit Ditolak? Ini Bedah Ilmiah Apa yang Terjadi di Otak Saat Anda “Binge-Watching”

koransakti - Penulis

Satu episode lagi janji tidur... eh tau-tau udah ada suara ayam berkokok. 🐔 Siapa yang sering kejebak lingkaran setan ini? Ternyata otak kita emang lagi 'dibajak' sama hormon lho! (Foto: Freepik/koransakti)

Satu episode lagi janji tidur... eh tau-tau udah ada suara ayam berkokok. 🐔 Siapa yang sering kejebak lingkaran setan ini? Ternyata otak kita emang lagi 'dibajak' sama hormon lho! (Foto: Freepik/koransakti)

koransakti.co.id – Saat jalan-jalan di mal hari ini, mungkin Anda mendengar lagu “All I Want for Christmas Is You” atau jingle iklan yang catchy. Masalahnya, meski musiknya sudah berhenti, nadanya terus berputar di dalam kepala Anda berjam-jam lamanya. Mau tidur pun susah karena “radio” di otak tidak mau mati.

Tenang, Anda tidak sedang berhalusinasi. Fenomena ini sangat umum dan dalam dunia sains disebut sebagai Earworm (Cacing Telinga) atau istilah medisnya: Involuntary Musical Imagery (INMI).

Kenapa otak kita suka sekali menyiksa diri dengan memutar lagu yang sama berulang-ulang?

1. Otak yang “Gatal” (Auditory Cortex)

Bagian otak yang memproses suara (Auditory Cortex) memiliki kebiasaan unik: dia suka mencari pola. Lagu-lagu yang menjadi earworm biasanya memiliki tempo cepat dan melodi yang sederhana namun berulang (seperti lagu anak-anak, lagu Natal, atau lagu TikTok). Ketika otak mendengar potongan lagu yang catchy, otak merasa “gatal” untuk melengkapinya. Karena itu, ia memutarnya lagi dan lagi dalam sebuah loop (putaran) tanpa henti.

Baca juga :   Pojok Sains: Suka Minum Soda Pas Pesta? Ternyata Sensasi "Nyegrak" Itu Bukan Rasa, Tapi Reseptor Rasa Sakit! Ini Fakta Ilmiahnya

2. Pemicu Emosional

Lagu seringkali terikat dengan memori atau emosi. Lagu Natal, misalnya, memicu kenangan masa kecil atau suasana liburan. Saat Anda merasa rileks, bosan, atau justru stres, pertahanan kognitif otak menurun. Di saat itulah lagu-lagu ini menyelinap masuk dan mengambil alih pikiran bawah sadar Anda.

3. Cara Mematikan “Radio Rusak” Ini

Lalu, bagaimana cara menghentikannya? Para ilmuwan dari Western Washington University menyarankan trik psikologis bernama Efek Zeigarnik.

Otak cenderung mengingat hal-hal yang belum selesai. Seringkali, earworm terjadi karena kita hanya ingat bagian Reff atau Chorus-nya saja (potongan lagu).

  • Solusinya: Dengarkan lagu tersebut dari awal sampai akhir secara utuh. Dengan mendengarkannya sampai habis, otak akan menganggap “tugas” mendengarkan itu sudah selesai (completed), dan biasanya otak akan langsung menghapus lagu tersebut dari daftar putar pikiran Anda.

Baca juga :   Sering Dikira Bengkak, Ternyata Ini Alasan Jenius Kenapa Jari Tangan Kita Jadi Keriput Kalau Kelamaan Berendam di Air!

Trik aneh lainnya? Mengunyah permen karet. Gerakan rahang saat mengunyah ternyata bisa mengganggu jalur memori jangka pendek yang digunakan otak untuk membayangkan musik.

Jadi, kalau ada lagu nyangkut di kepala, jangan dilawan. Dengarkan sampai tamat, atau ambil permen karet!

Baca juga:

  1. Pojok Sains: Habis Makan Enak Kok Malah Ngantuk Berat? Kenalan dengan “Food Coma” yang Sering Menyerang Saat Natal
  2. Pojok Sains: Ternyata Hidung Merah “Rudolph” Itu Nyata! Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Hidung Rusa Bisa Menyala
Berita ini 56 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Habis Makan Enak Kok Malah Ngantuk Berat? Kenalan dengan "Food Coma" yang Sering Menyerang Saat Natal

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Selalu Ngantuk Berat Setelah Makan Kenyang? (Mengenal “Food Coma”)

Lingkungan

Siap-siap! BMKG Prakirakan La Nina Tiba di Indonesia Akhir 2025, Musim Hujan Datang Lebih Awal

Edukasi

Rahasia Sains: Mengapa Apel Bisa Mengapung dan Anggur Justru Tenggelam?
Rahasia di Balik Nama "Burung Hantu": Benarkah Karena Mistis atau Fakta Sains?

Sains

Rahasia di Balik Nama “Burung Hantu”: Benarkah Karena Mistis atau Fakta Sains?
Musim durian tiba! Meski enak, hati-hati "mabuk durian". Kandungan kalori dan gas sulfur (C2H6S) di dalamnya bisa bikin gula darah melonjak dan perut kembung.

Artikel

Musim Durian Tiba! Kenapa Buah Ini Baunya Minta Ampun & Bikin “Mabuk”? Kenalan dengan Senyawa Sulfur (C2H6S) & Bahayanya Jika Kalap!
Pojok Sains: Hati-Hati, Menguap Itu Menular! Kenapa Kita Ikutan 'Ngangop' Saat Lihat Orang Lain?

Fakta Unik

Pojok Sains: Hati-Hati, Menguap Itu Menular! Kenapa Kita Ikutan ‘Ngangop’ Saat Lihat Orang Lain?

Fakta Unik

Rahasia di Balik Cahaya Langit: Mengapa Kilatan Petir Selalu Bergerak Zig-zag dan Tidak Pernah Lurus?
Menguak Misteri "Pedas", Kenapa Capsaicin (C18H27NO3) Bikin Lidah Terbakar? (Dan Kenapa Air Es Gak Mempan!)

Artikel

Menguak Misteri “Pedas”, Kenapa Capsaicin (C18H27NO3) Bikin Lidah Terbakar? (Dan Kenapa Air Es Gak Mempan!)