Home / Fakta Unik / kimia / Sains

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:54 WIB

Pojok Sains: Kenapa Mengiris Bawang Bikin Mata Perih & Menangis? (Ada Senjata Kimianya!)

koransakti - Penulis

Bawang merah melepaskan senyawa gas yang bereaksi dengan air mata membentuk asam sulfat ringan, memicu rasa perih. (Foro: Freepik/koransakti.co.id)

Bawang merah melepaskan senyawa gas yang bereaksi dengan air mata membentuk asam sulfat ringan, memicu rasa perih. (Foro: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.id – Niat hati ingin memasak nasi goreng spesial untuk sarapan Jumat, tapi baru mengiris dua siung bawang merah, air mata sudah bercucuran seperti sedang nonton drama Korea sedih.

Kejadian ini dialami hampir semua orang di dunia. Tapi tahukah Anda, bawang sebenarnya tidak bermaksud jahat. Ia hanya sedang “membela diri”.

Di Pojok Sains pagi ini, kita akan membongkar reaksi kimia apa yang terjadi di talenan dapur Anda.

Mekanisme Pertahanan Diri Tanaman

Bawang adalah umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah, tempat di mana banyak hewan pengerat (tikus/serangga) ingin memakannya.

Untuk bertahan hidup, bawang mengembangkan mekanisme pertahanan kimia. Di dalam sel bawang terdapat dua zat yang terpisah:

  1. Asam Amino Sulfoksida (Zat belerang).

  2. Enzim Alliinase.

Baca juga :   Pojok Sains: Mengungkap Rahasia "Bom Waktu" di Langit! Bagaimana Kembang Api Bisa Membentuk Pola Wajah & Huruf Secara Presisi?

Reaksi Kimia: Gas Air Mata Alami

Saat pisau Anda mengiris bawang, Anda memecahkan dinding selnya. Akibatnya, kedua zat di atas (Sulfoksida dan Enzim) yang tadinya terpisah, kini bertemu dan bereaksi.

Reaksi ini menghasilkan gas yang disebut Syn-Propanethial-S-oxide. Gas ini bersifat volatil (mudah menguap) dan langsung terbang ke udara menuju wajah Anda.

Kenapa Bikin Nangis?

Saat gas tersebut menyentuh lapisan air di bola mata Anda, terjadilah reaksi kimia kedua. Gas itu larut dan berubah menjadi Asam Sulfat (ya, asam yang sama dengan air aki, tapi dalam konsentrasi sangat rendah).

Mata Anda mendeteksi adanya zat asam berbahaya ini. Sebagai respons darurat, otak memerintahkan kelenjar air mata untuk mencuci mata secepatnya agar asam tersebut hilang. Itulah sebabnya Anda menangis.

Baca juga :   Pojok Sains: Mengenal Tardigrada, "Beruang Air" yang Tidak Bisa Dibunuh (Bahkan oleh Kiamat Sekalipun)

Tips Anti-Nangis

Agar sesi memasak Anda tidak penuh drama, cobalah trik sains berikut:

  1. Dinginkan Bawang: Masukkan bawang ke kulkas/freezer 15 menit sebelum dipotong. Suhu dingin memperlambat reaksi enzim, sehingga gas yang keluar lebih sedikit.

  2. Pisau Sangat Tajam: Pisau tumpul akan “meremukkan” sel bawang (lebih banyak gas keluar). Pisau tajam akan “mengiris” dengan rapi (kerusakan sel minimal).

  3. Nyalakan Kipas Angin: Hembuskan gas menjauh dari wajah Anda.

Kesimpulan

Jadi, menangis saat memotong bawang adalah tanda bahwa mata Anda berfungsi normal melindungi diri dari serangan asam. Bawang mungkin kecil, tapi ia punya senjata kimia yang hebat!

Baca juga: Pojok Sains: Kenapa Cabai Bikin Mulut Terasa ‘Terbakar’? Ternyata Pedas Bukanlah Rasa!

Berita ini 45 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kenapa Jagung Popcorn Bisa Meledak "Duar" Saat Dipanaskan? Ternyata Ada Bom Uap di Dalamnya!

Artikel

Kenapa Jagung Popcorn Bisa Meledak “Duar” Saat Dipanaskan? Ternyata Ada Bom Uap di Dalamnya!
Pojok Sains: Kenapa Kita Mengalami Déjà Vu? Benarkah Kita Bisa Meramal Masa Depan?

Artikel

Misteri Déjà Vu: Kenapa Kita Sering Merasa “Pernah Mengalami” Momen Ini Sebelumnya? Apakah Ini Ramalan atau Gangguan Otak?

Sains

Studi Baru Ungkap Dopamin Jadi Kunci Gangguan Memori Alzheimer
Bukan Sekadar Penghangat Badan! Ini 10 Manfaat Ajaib Jahe & Rahasia Zat Gingerol (C17H26O4) yang Jarang Orang Tahu

Artikel

Bukan Sekadar Penghangat Badan! Ini 10 Manfaat Ajaib Jahe & Rahasia Zat Gingerol (C17H26O4) yang Jarang Orang Tahu

Internasional

Selamatkan Burung Langka, Drone Jatuhkan Jutaan Nyamuk di Hutan Hawaii

Internasional

Laporan WHO: 1,4 Miliar Orang Hidup dengan Hipertensi, Mayoritas Tak Terkontrol
Pojok Sains: Kenapa Kita Merinding Saat Dingin atau Ketakutan? (Warisan Purba yang Tertinggal)

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Merinding Saat Dingin atau Ketakutan? (Warisan Purba yang Tertinggal)
Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!