Home / Internasional / Kesehatan / Sains

Rabu, 3 September 2025 - 13:45 WIB

Update COVID-19 Global: Kasus Turun, tapi Angka Rawat Inap dan Varian XFG Meningkat

koransakti - Penulis

Peta Kasus Covid yang dilaporkan ke WHO selama 28 Hari Terkahir, 17 Agustus 2025 (Sumber: WHO)

Peta Kasus Covid yang dilaporkan ke WHO selama 28 Hari Terkahir, 17 Agustus 2025 (Sumber: WHO)

Koran Sakti.co.id,JENEWA,SWISS- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis laporan terbaru mengenai situasi COVID-19 global. Laporan ini menunjukkan tren yang beragam di seluruh dunia. Berdasarkan data hingga 17 Agustus 2025, jumlah kasus dan kematian yang dilaporkan secara global sedikit menurun dalam sebulan terakhir.

Namun, WHO menyoroti adanya beberapa catatan penting. Angka rawat inap dan penerimaan ICU menunjukkan sedikit peningkatan. Selain itu, satu varian SARS-CoV-2, yaitu XFG, kini mendominasi sirkulasi virus secara global.

Sirkulasi Virus: Eropa dan Amerika Tunjukkan Peningkatan

Dalam pekan terakhir (11-17 Agustus 2025), tingkat positivitas tes COVID-19 secara global berada di angka 4,7%, relatif stabil dari minggu sebelumnya.

Meskipun begitu, beberapa kawasan menunjukkan peningkatan aktivitas virus yang signifikan. Tingkat positivitas di Eropa melonjak menjadi 19%. Sementara itu, di benua Amerika, angkanya naik menjadi 5,3%. WHO juga melaporkan adanya peningkatan aktivitas di beberapa negara di Asia.

Baca juga :   BAHLIL, MENTERI RASA PRESIDEN 

Sebaliknya, kawasan Afrika, Mediterania Timur, dan Asia Tenggara menunjukkan tren penurunan tingkat positivitas.

Varian XFG Mendominasi Secara Global

WHO saat ini terus memantau beberapa varian SARS-CoV-2. Laporan terbaru menyoroti satu varian yang kini paling umum ditemukan.

  • Varian XFG: Menjadi varian yang paling banyak beredar. Pada pekan terakhir laporan, varian ini mencakup 67% dari semua sampel sekuensing. Angka ini naik drastis dari 45% pada bulan sebelumnya.
  • Varian NB.1.8.1: Menjadi varian kedua terbanyak dengan porsi 22%, menurun dari 29% pada bulan Juli.

Meskipun XFG menyebar dengan cepat, WHO menyatakan bahwa bukti yang ada saat ini tidak menunjukkan varian ini membawa risiko kesehatan publik tambahan dibandingkan varian lain yang beredar.

Baca juga :   Kerak Membandel di Kamar Mandi? Ini 3 Cara Ampuh Membersihkannya dengan Bahan Dapur!

Angka Rawat Inap dan Kematian

Dalam periode 28 hari terakhir (21 Juli – 17 Agustus 2025), data dari 35 negara menunjukkan tren yang perlu diwaspadai.

  • Rawat Inap: Tercatat 8.559 kasus rawat inap baru, meningkat dari 7.300 kasus pada periode 28 hari sebelumnya.
  • ICU: Tercatat 247 pasien baru yang masuk ICU, naik tipis dari 240 kasus.
  • Kematian: Dilaporkan 969 kematian baru, sedikit menurun dari 1.022 kematian pada periode sebelumnya. Sebanyak 87% dari korban jiwa adalah lansia berusia 65 tahun ke atas.

Laporan ini menunjukkan bahwa meskipun pandemi telah mereda, virus SARS-CoV-2 terus beredar dan berevolusi. WHO mengimbau semua negara untuk tetap waspada dan melanjutkan surveilans.

Berita ini 42 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Jangan Asal Minum, Ini Batas Aman Konsumsi Vitamin C!

Internasional

Setelah Bandara, Drone Kini Terlihat di Atas Pangkalan Militer Terbesar Denmark

Internasional

Perubahan Sikap Mengejutkan, Trump: Ukraina Bisa Rebut Kembali Semua Wilayahnya

Kesehatan

Rusdi Dahlan Penderita Tumor Dalam Penanganan Tim Medis, Andri : Terimakasih Insan Pers

Internasional

Italia di Persimpangan Jalan: Ini Skenario Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Playoff

Gaya Hidup

5 Kebiasaan Sehari-hari yang Terbukti Bikin Hidup Lebih Sehat

Internasional

Antoine Griezmann Berlabuh ke Orlando City, Siap Ramaikan MLS 2026

Internasional

10 Negara Terbersih di Asia Tahun 2025, Jepang dan Singapura Teratas