Home / Artikel / Kesehatan / Sains

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:49 WIB

Sering Dimarahi Orang Tua? Ternyata Mandi Malam Tidak Menyebabkan Rematik! Ini Fakta Medis yang Wajib Anda Tahu Agar Tidak Salah Kaprah

Tiara - Penulis

Jangan takut mandi sepulang kerja lembur. Kebersihan tubuh lebih penting daripada mitos yang belum terbukti. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

Jangan takut mandi sepulang kerja lembur. Kebersihan tubuh lebih penting daripada mitos yang belum terbukti. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.idSelasa, 10 Februari 2026“Jangan mandi, udah jam 10 malem! Nanti tua-nya rematik lho!”

Kalimat sakti itu pasti pernah mampir di telinga Anda, terutama bagi para pekerja keras yang sering pulang larut malam. Alhasil, banyak orang memilih tidur dalam keadaan lengket dan berkeringat karena takut kena penyakit.

Padahal, tidur dengan badan kotor justru sarang bakteri dan jamur. Lalu, benarkah air malam hari mengandung “racun” yang bikin tulang ngilu? Mari kita bedah mitos legendaris ini secara medis.

1. Apa Itu Rematik?

Perlu diketahui, Rematik (Rheumatoid Arthritis) adalah penyakit autoimun. Artinya, sistem kekebalan tubuh Anda menyerang sendi sendiri. Penyebabnya adalah Genetik (keturunan) atau gangguan imun, BUKAN AIR.

Ada juga Asam Urat (Gout), itu karena kebanyakan makan jeroan/emping, bukan karena mandi. Jadi, mandi malam TIDAK BISA menciptakan penyakit rematik pada orang sehat.

Baca juga :   Pojok Sains: Kenapa Kita Otomatis Merem Saat Bersin? Benarkah Bola Mata Bisa Copot Kalau Melek?

2. Kenapa Orang Rematik “Anti” Dingin?

Tapi kok nenek saya kalau mandi malam kakinya sakit? Nah, ini kuncinya: Air dingin tidak menyebabkan rematik, tapi dia MEMICU RASA SAKIT pada orang yang SUDAH PUNYA penyakit rematik/radang sendi.

Suhu dingin membuat:

  1. Cairan pelumas sendi (Sinovial) mengental.

  2. Bantalan sendi mengkerut.

  3. Otot menegang. Akibatnya, sendi yang tadinya sudah bermasalah, jadi makin nyeri kalau kena dingin. Jadi dingin itu Pemicu Gejala, bukan Penyebab Penyakit.

3. Mitos Paru-paru Basah

Mitos kedua: Mandi malam bikin paru-paru basah (Pneumonia). Ini juga SALAH. Paru-paru basah disebabkan oleh Infeksi Bakteri, Virus, atau Jamur. Anda tidak akan kena paru-paru basah hanya karena kena air, kecuali airnya mengandung virus dan Anda hirup masuk ke paru-paru.

4. Solusi: Mandi Air Hangat!

Bagi Anda yang pulang kerja malam (shift 2 atau lembur), TETAPLAH MANDI. Tidur dengan badan bersih meningkatkan kualitas tidur (Deep Sleep).

Baca juga :   Jangan Anggap Sepele, Kenali Gejala Kanker Pada Anak

Supaya aman dan tidak menggigil:

  • Gunakan Air Hangat: Ini wajib. Air hangat justru melemaskan otot yang tegang seharian dan melancarkan darah.

  • Jangan Keramas (Jika Tak Perlu): Rambut basah yang dibawa tidur bisa bikin pusing/masuk angin. Kalau keramas, pastikan keringkan dulu pakai hairdryer.

  • Langsung Keringkan Badan: Jangan biarkan badan basah terlalu lama di udara terbuka.

Kesimpulan

Jangan jadikan mitos sebagai alasan untuk jadi jorok ya! Kebersihan adalah pangkal kesehatan. Selama pakai air hangat, mandi jam 11 malam pun sah-sah saja dan aman untuk tulang Anda.

Baca juga: Mitos atau Fakta? Mata Kedutan Katanya Mau Dapat Rezeki Nomplok atau Menangis? Ternyata Ini Penjelasan Medisnya (Myokymia)!

Berita ini 63 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

KURING Muslim, ANA Sunda.
Tinggal 4 Hari Lagi! Kenapa Sih Valentine Harus Kasih "Coklat"? Ternyata Ini Bukan Tradisi Romantis Kuno, Tapi Ulah Pedagang Pintar!

Artikel

Tinggal 4 Hari Lagi! Kenapa Sih Valentine Harus Kasih “Coklat”? Ternyata Ini Bukan Tradisi Romantis Kuno, Tapi Ulah Pedagang Pintar!
Pojok Sains: Suka Minum Soda Pas Pesta? Ternyata Sensasi "Nyegrak" Itu Bukan Rasa, Tapi Reseptor Rasa Sakit! Ini Fakta Ilmiahnya

Artikel

Kenapa Minuman Soda Rasanya “Menggigit” Lidah? Kenalan dengan H2CO3 (Asam Karbonat), Si Pembuat Gelembung!

Artikel

Manfaat Buah Kiwi, Si Hijau Kaya Vitamin C

Fakta Unik

Ternyata Bukan Kuning! Inilah Warna Asli Matahari dan Rahasia di Balik Cahayanya

Artikel

Kayu Manis Bubuk: Rempah Sederhana Manfaat Besar untuk Kesehatan

Artikel

NGAJI DAN NGEJO

Internasional

Ethiopia Raih Status Penting dari WHO untuk Sistem Regulasi Obat