Home / Daerah / Inspiratif / Jambi / Kerinci / Kesehatan / Sungai Penuh

Kamis, 9 Oktober 2025 - 12:10 WIB

Runtuhkan Stigma, Puskesmas Kumun di Sungai Penuh Buka Layanan Kesehatan Jiwa

koransakti - Penulis

Puskesmas Kumun menyediakan layanan kesehatan jiwa untuk mendekatkan akses pengobatan bagi masyarakat Sungai Penuh dan sekitarnya. (Sumber: Istimewa/Metro Jambi)

Puskesmas Kumun menyediakan layanan kesehatan jiwa untuk mendekatkan akses pengobatan bagi masyarakat Sungai Penuh dan sekitarnya. (Sumber: Istimewa/Metro Jambi)

koransakti.co.id – Di tengah stigma yang masih melekat pada isu kesehatan jiwa, Puskesmas Kumun di Kota Sungai Penuh mengambil langkah inovatif dengan membuka layanan khusus untuk kesehatan jiwa. Inisiatif ini bertujuan untuk mendekatkan akses perawatan bagi masyarakat yang membutuhkan, tanpa harus menempuh jarak jauh atau menanggung biaya besar di rumah sakit.

Layanan ini menjadi harapan baru bagi ratusan pasien dan keluarga yang selama ini kesulitan mencari tempat berobat yang terjangkau dan nyaman.

Berawal dari Kebutuhan Nyata Masyarakat

Kepala Puskesmas Kumun, Eko Purna Putra, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Banyak keluarga di Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci yang kesulitan mengakses perawatan jiwa untuk anggota keluarga mereka.

“Kami ingin membuat pasien merasa diterima, bukan dihakimi,” ujar Eko, Selasa (7/10/2025).

Dengan adanya layanan rawat jalan di tingkat puskesmas, proses pengobatan menjadi lebih mudah, terjangkau, dan berkesinambungan. Pasien dapat menjalani kontrol rutin dan terapi lanjutan di lingkungan yang lebih dekat dengan rumah mereka.

Telah Tangani Ratusan Pasien dari Sungai Penuh dan Kerinci

Sejak layanan ini dibuka, Puskesmas Kumun telah menangani total 455 pasien. Dari jumlah tersebut, 297 pasien berasal dari Kota Sungai Penuh dan 158 pasien berasal dari Kabupaten Kerinci.

Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan layanan kesehatan jiwa di wilayah ini sangat tinggi. Banyak pasien yang datang karena mengalami tekanan hidup, stres berat, hingga dampak dari penyalahgunaan zat terlarang.

Fokus pada Edukasi dan Dukungan Keluarga

Eko menegaskan bahwa layanan di Puskesmas Kumun tidak hanya berfokus pada pemberian obat, tetapi juga pada edukasi bagi keluarga pasien. Menurutnya, dukungan dari lingkungan rumah adalah kunci utama agar kondisi pasien tidak kambuh.

“Dukungan dari rumah itu kunci agar pasien tidak kambuh,” kata Eko.

Langkah yang diambil oleh Puskesmas Kumun ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap kesehatan mental bisa dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama yang paling dekat dengan masyarakat, tanpa harus selalu bergantung pada rumah sakit besar.

baca juga Kodim 0417/Kerinci Hijaukan Desa, Melalui TMMD ke-126 Tanam Pohon Produktif  – Koran Sakti

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sungai Penuh

Dishub Sungai Penuh Tegaskan Aturan Resmi Retribusi Parkir

Advetorial

Festival Budaya Kerinci 2025, Ribuan Warga Padati Danau Kerinci

Advetorial

Dukung Ketahanan Pangan, Desa Kayu Aro Ambai Laksanakan Penanaman Jagung 

Daerah

BGN Pastikan Tiga Anak yang Alami Gejala Usai Santap MBG di Jaksel Telah Membaik

Dinamika

Kasrem 042/Gapu, Kolonel Inf Slamet Riadi, S.I.P Besuk Sesepuh TNI AD Kolonel Inf (Purn) Sutrisno, S.Sos

Advetorial

Tim Safari Pemkot, Wako Ahmadi Sampaikan Program Pembangunan Tahun 2022

Advetorial

DPRD Kota Sungai Penuh Laksanakan Rapat Pra Pembahasan 3 Ranperda Kota Sungai Penuh

Kesehatan

Peduli Kesehatan! Warga Binaan Rutan Kelas IIb Sungai Penuh Jalani Pemeriksaan Kesehatan