Layanan ini menjadi harapan baru bagi ratusan pasien dan keluarga yang selama ini kesulitan mencari tempat berobat yang terjangkau dan nyaman.
Berawal dari Kebutuhan Nyata Masyarakat
Kepala Puskesmas Kumun, Eko Purna Putra, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Banyak keluarga di Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci yang kesulitan mengakses perawatan jiwa untuk anggota keluarga mereka.
“Kami ingin membuat pasien merasa diterima, bukan dihakimi,” ujar Eko, Selasa (7/10/2025).
Dengan adanya layanan rawat jalan di tingkat puskesmas, proses pengobatan menjadi lebih mudah, terjangkau, dan berkesinambungan. Pasien dapat menjalani kontrol rutin dan terapi lanjutan di lingkungan yang lebih dekat dengan rumah mereka.
Telah Tangani Ratusan Pasien dari Sungai Penuh dan Kerinci
Sejak layanan ini dibuka, Puskesmas Kumun telah menangani total 455 pasien. Dari jumlah tersebut, 297 pasien berasal dari Kota Sungai Penuh dan 158 pasien berasal dari Kabupaten Kerinci.
Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan layanan kesehatan jiwa di wilayah ini sangat tinggi. Banyak pasien yang datang karena mengalami tekanan hidup, stres berat, hingga dampak dari penyalahgunaan zat terlarang.
Fokus pada Edukasi dan Dukungan Keluarga
Eko menegaskan bahwa layanan di Puskesmas Kumun tidak hanya berfokus pada pemberian obat, tetapi juga pada edukasi bagi keluarga pasien. Menurutnya, dukungan dari lingkungan rumah adalah kunci utama agar kondisi pasien tidak kambuh.
“Dukungan dari rumah itu kunci agar pasien tidak kambuh,” kata Eko.
Langkah yang diambil oleh Puskesmas Kumun ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap kesehatan mental bisa dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama yang paling dekat dengan masyarakat, tanpa harus selalu bergantung pada rumah sakit besar.
baca juga Kodim 0417/Kerinci Hijaukan Desa, Melalui TMMD ke-126 Tanam Pohon Produktif – Koran Sakti