koransakti. co.id- Kabar mengejutkan datang dari ranah sepak bola tanah air. Induk Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi memasukkan Persib Bandung ke dalam daftar Registration Ban List pada Jumat, 29 Mei 2026. Keputusan ini berpotensi melumpuhkan aktivitas transfer sang juara bertahan Liga Indonesia menjelang musim baru.
Melansir data resmi dari laman FIFA, status Maung Bandung kini mengantongi keterangan “Until Lifted”. Artinya, otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut menjatuhkan larangan transfer tanpa batas waktu yang di tentukan. FIFA baru akan mencabut sanksi ini setelah manajemen Persib menuntaskan seluruh kewajiban atau sengketa finansial yang mengganjal.
Meskipun FIFA belum merilis detail perkara secara spesifik, hukuman semacam ini biasanya lahir dari kasus penunggakan gaji, sengketa kontrak pemain atau pelatih, hingga urusan kompensasi finansial antar-klub. Menariknya, internal Persib Bandung terhitung bersih dari isu penunggakan gaji pemain maupun staf sepanjang musim 2025/2026. Hal inilah yang memicu tanda tanya besar di kalangan pencinta sepak bola nasional.
Menguak Potensi Penyebab: Bayang-Bayang Kasus Luis Milla
Publik kini kembali menyoroti friksi hukum masa lalu antara Persib Bandung dan mantan juru taktik mereka, Luis Milla. Sebagai kilas balik, pelatih asal Spanyol tersebut mendadak mundur pada Juli 2023 meski ikatan kontraknya masih tersisa hingga 2024. Manajemen Maung Bandung yang tidak terima kemudian menggugat Milla atas tuduhan pelanggaran kontrak (breach of contract).
Setelah kalah di level FIFA Football Tribunal, Persib sempat melayangkan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, pada Februari 2025, CAS resmi menolak gugatan tersebut. CAS justru menilai kepergian Luis Milla merupakan hasil kesepakatan bersama (mutual agreement) dan mengetuk palu agar Persib membayar sisa kontrak murni sebesar 18.000 euro (sekitar Rp374 juta).
Meskipun manajemen belum mengonfirmasi apakah kasus Luis Milla ini yang menjadi pemicu utama, bayang-bayang denda tersebut disinyalir kuat menjadi salah satu faktor di balik sanksi FIFA saat ini.
Ancaman Nyata bagi Ambisi Musim 2026/2027
Hukuman dari FIFA ini menjadi tamparan keras bagi Persib Bandung yang tengah berambisi mempertahankan dominasi domestik serta mempersiapkan diri untuk kompetisi internasional. Selama status cekal belum dicabut, manajemen sama sekali tidak bisa mendaftarkan satu pun pemain baru—baik pilar lokal maupun legiun asing—meski proses kesepakatan personal sudah rampung.
Kini, bola panas berada di tangan manajemen Persib Bandung. Mereka harus bergerak taktis dan cepat mengidentifikasi serta melunasi segala kewajiban finansial yang dituntut FIFA. Jika tidak, Maung Bandung terancam pincang dan gagal memperkuat kedalaman skuad untuk mengarungi ketatnya musim depan. (fadil)















