koransakti.co.id – Seorang streamer asal Malaysia bernama KimoEZ telah mengukir sejarah di kancah koleksi global. Ia berhasil menjual sebuah kartu langka dari seri kolaborasi Magic: The Gathering x Marvel dengan harga yang memecahkan rekor dunia.
Kartu “The Soul Stone” (SPM #242) tersebut terjual dengan harga fantastis US$25.000 (sekitar Rp 417 juta) melalui platform lelang livestream Asia, Collektr. Angka ini menjadikannya kartu “The Soul Stone” termahal yang pernah terjual di seluruh dunia.
Momen Langka: Ditarik Langsung dari Booster Pack
Kisah kartu ini dimulai dari sebuah momen yang sangat langka. KimoEZ menarik kartu tersebut dari sebuah booster pack yang masih tersegel saat sedang melakukan siaran langsung (live pull) pada 26 September lalu di sebuah toko hobi di Shah Alam, Malaysia. Penemuan ini langsung memicu kehebohan di komunitas penggemar Magic dan Marvel.
Setelah itu, KimoEZ melelang kartu tersebut di Collektr selama lima hari, dengan penawaran awal dibuka di angka RM55.000 (sekitar US$13.600).
Perang Penawaran Internasional di Lelang Online
Lelang tersebut dengan cepat menarik perhatian para kolektor dari berbagai negara, termasuk Malaysia, Thailand, Amerika Serikat, Korea, dan Eropa. Setelah terjadi perang penawaran yang sengit sebanyak 43 kali dari 10 kolektor berbeda, lelang ini akhirnya dimenangkan oleh seorang kolektor asal Amerika, Michael Caffrey, yang juga merupakan pemilik toko MTG, TOAMagic.
Momen Penting bagi Komunitas Kolektor Asia Tenggara
Penjualan ini dianggap sebagai momen yang sangat penting bagi komunitas kolektor di Asia Tenggara. Adlin Yusman, pendiri Collektr, menyebutnya sebagai sebuah “tonggak sejarah budaya”.
“Melihat seorang streamer Malaysia menarik kartu ini secara langsung dan menjualnya secara internasional dengan harga rekor dunia menunjukkan kekuatan komunitas kolektor Asia Tenggara yang terus berkembang,” ujar Adlin.
Bagi KimoEZ sendiri, pengalaman ini lebih dari sekadar uang. “Dari sensasi menarik kartu ini secara langsung hingga menyaksikan para kolektor dari berbagai benua bersaing, ini adalah pengalaman yang tak terlupakan,” katanya.















