Home / Food / Kesehatan / Sains

Jumat, 10 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Studi Harvard: Konsumsi Minyak Zaitun Turunkan Risiko Kematian Akibat Demensia hingga 28%

koransakti - Penulis

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa konsumsi rutin minyak zaitun tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga untuk kesehatan otak. (Foto: Dokter Sehat)

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa konsumsi rutin minyak zaitun tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga untuk kesehatan otak. (Foto: Dokter Sehat)

koransakti.co.id – Minyak zaitun telah lama dikenal sebagai salah satu komponen kunci dalam diet sehat yang dapat memperpanjang usia. Kini, sebuah studi terbaru dari para peneliti di Universitas Harvard menemukan manfaat lain yang sangat signifikan: konsumsi minyak zaitun dapat membantu mengurangi risiko kematian akibat demensia.

Penelitian ini dipresentasikan dalam pertemuan tahunan American Society for Nutrition di Boston dan memberikan harapan baru dalam upaya pencegahan penyakit yang menyerang daya ingat dan kemampuan mental ini.

Risiko Kematian Turun 28 Persen

Studi ini merupakan yang pertama dalam menyelidiki hubungan antara pola makan dan kematian terkait demensia. Para ilmuwan menganalisis data dari lebih dari 90.000 warga Amerika Serikat selama tiga dekade.

Hasilnya sangat menjanjikan. Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih dari setengah sendok makan minyak zaitun setiap hari memiliki risiko 28 persen lebih rendah untuk meninggal akibat demensia, dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak pernah mengonsumsinya.

Baca juga :   Suami Bantu Pijat Laktasi, Irene Agustine: Semua Tergantikan oleh Sosok Suportif

Mengganti Lemak Tidak Sehat

Manfaat ini menjadi lebih signifikan ketika minyak zaitun digunakan sebagai pengganti lemak lain yang kurang sehat, seperti margarin dan mayones. Mengganti hanya satu sendok teh margarin atau mayones dengan minyak zaitun setiap hari terbukti dapat menurunkan risiko kematian akibat demensia sebesar 8-14 persen.

“Studi kami memperkuat pedoman diet yang merekomendasikan minyak nabati seperti minyak zaitun dan menunjukkan bahwa rekomendasi ini tidak hanya mendukung kesehatan jantung, tapi juga kesehatan otak,” ujar Anne-Julie Tessier, salah satu penulis studi tersebut.

Baca juga :   Walikota Alpin Apresiasi Peningkatan Pelayanan Kesehatan RSUD MHAT

Bagaimana Minyak Zaitun Melindungi Otak?

Para peneliti mengajukan dua kemungkinan mekanisme di balik manfaat ini:

  1. Efek Langsung: Beberapa senyawa antioksidan kuat dalam minyak zaitun diyakini mampu melintasi sawar darah-otak (blood-brain barrier) dan memberikan efek perlindungan secara langsung pada sel-sel otak.
  2. Efek Tidak Langsung: Minyak zaitun sudah terbukti sangat baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dengan menjaga kesehatan jantung, aliran darah ke otak menjadi lebih lancar, yang secara tidak langsung turut menjaga kesehatan otak.

Meskipun penelitian ini masih bersifat observasional dan memerlukan studi lebih lanjut untuk membuktikan hubungan sebab-akibat secara pasti, temuan ini semakin memperkuat bukti bahwa mengintegrasikan minyak zaitun ke dalam pola makan sehari-hari adalah langkah cerdas untuk investasi kesehatan jangka panjang.

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Wabup Junaidi Pimpin Rapat Evaluasi Kenaikan Stunting 2025
Gula bukan cuma yang putih! Kenali 15 jenis gula dalam makanan & minuman kita. Mana yang aman untuk diabetes dan mana yang berbahaya? Cek di sini.

Gaya Hidup

Jangan Salah Pilih! Kenali 15 Jenis Gula yang Sering ‘Bersembunyi’ di Makanan & Minuman

Bandung

Update Keracunan MBG Bandung Barat: 1.244 Orang Sembuh, 65 Masih Dirawat

Sains

Ilmuwan AS Ciptakan Cahaya Hidup dari Alga Laut Bioluminesen
Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Makanan Firaun yang Masih Bisa Dimakan Setelah 3.000 Tahun

Artikel

Kenapa Madu Tidak Bisa Basi (Awet Selamanya)? Kenalan dengan H2O2, Zat Pengawet Buatan Lebah!
Benarkah Wortel Bisa Sembuhkan Mata Minus? Kenalan dengan Beta-Karoten (C40H56) dan Sejarah "Bohong" Perang Dunia

Artikel

Benarkah Wortel Bisa Sembuhkan Mata Minus? Kenalan dengan Beta-Karoten (C40H56) dan Sejarah “Bohong” Perang Dunia

Food

Resep Cumi Saus Padang Ala Restoran: Pedasnya Nendang, Masaknya Gampang!

Kesehatan

Wako Sungai Penuh Meresmikan RSUD H. Bakri, Ahmadi Zubir : Diharapkan Mampu Bersaing dengan RS Lain