koransakti.co.id, Bandung Barat- Kehidupan Syahnaz Sadiqah kini berubah drastis setelah sang suami, Jeje Govinda, resmi menjabat sebagai kepala daerah di Kabupaten Bandung Barat. Adik Raffi Ahmad ini sekarang lebih memprioritaskan perannya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK ketimbang jadwal syuting di dunia hiburan.
Meski begitu, menjalankan peran ganda sebagai ibu dan pejabat daerah bukan tanpa tantangan. Syahnaz harus pintar membagi waktu antara kewajiban di Bandung dan urusan keluarga di Jakarta.
Strategi ‘Sat-Set’ Jakarta-Bandung dengan Whoosh
Dalam perbincangan di kanal YouTube Daging Talk bersama Atta Halilintar (11/5/2026), Syahnaz mengungkapkan bahwa ia tetap menetap di Jakarta karena kedua buah hatinya masih menempuh pendidikan TK di sana. Alhasil, mobilitas tinggi pun menjadi makanan sehari-harinya.
“Sekarang aku sudah tidak bisa syuting lagi karena jadwal di Bandung sangat padat untuk mendampingi suami,” ujar Syahnaz.
Menariknya, Syahnaz mengaku sangat terbantu oleh infrastruktur transportasi modern. Kereta Cepat Whoosh menjadi “penyelamat” yang membuat perjalanannya terasa singkat dan efisien. Efisiensi waktu ini memungkinkannya tetap hadir di Bandung untuk kegiatan masyarakat tanpa harus meninggalkan urusan anak di Jakarta dalam waktu lama.
Blusukan ke Pelosok Bandung Barat
Sebagai Ketua PKK, Syahnaz tidak sekadar tampil di acara seremonial. Ia aktif terjun langsung menyapa warga hingga ke wilayah pelosok. Aktivitas luar ruangan (outdoor) ini bahkan sering kali dilakukan di beberapa lokasi berbeda dalam satu hari.
“Aku sering turun ke masyarakat, sampai ke pelosok-pelosok di Bandung Barat,” tambahnya.
Rahasia Kulit Tetap Sehat Saat Terjang Panas
Padatnya jadwal blusukan di bawah terik matahari ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi kulitnya. Syahnaz mengaku memiliki tipe kulit sensitif yang mudah memerah jika terpapar panas berlebih.
Namun, ia punya trik sederhana namun ampuh untuk menjaga penampilannya tetap prima. Syahnaz menegaskan bahwa penggunaan pelindung kulit adalah kewajiban mutlak sebelum memulai aktivitas lapangan.
“Kulit aku sensitif dan gampang merah. Makanya, kunci utamaku cuma satu: rajin pakai sunscreen,” pungkasnya.















