koransakti.co.id, Padang- Guyuran hujan deras berintensitas tinggi sejak Sabtu siang melumpuhkan sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat. Tingginya curah hujan tersebut memicu luapan air hingga membobol tanggul di kawasan Kuranji. Dampaknya, ratusan pemukiman warga terendam genangan air dan memaksa ratusan jiwa mengungsi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, air mulai menggenangi pemukiman tak lama setelah hujan deras mengguyur pada pertengahan hari. Tim SAR gabungan bergerak cepat menyisir area terdampak dan memprioritaskan evakuasi warga ke area yang lebih aman.
Secara keseluruhan, bencana banjir kali ini meluas hingga ke tiga kecamatan utama, yaitu:
Kecamatan Kuranji: Menjadi area paling terdampak akibat jebolnya tanggul, khususnya di Kelurahan Kuranji. Sebanyak 60 rumah terendam, dengan rincian empat unit rusak sedang dan satu unit mengalami kerusakan berat. Selain itu, arus deras memutus akses jalan di sekitar kawasan PDAM Guo, sehingga sempat menyulitkan mobilisasi petugas pertolongan.
Kecamatan Koto Tangah: Luapan air merendam sekitar 40 unit rumah warga yang tersebar di Kelurahan Lubuk Minturun dan Koto Panjang Ikua Koto.
Kecamatan Nanggalo: Sebanyak 20 rumah terendam banjir yang melanda kawasan Kelurahan Tabing Banda Gadang.
Hingga pendataan Sabtu malam, tercatat hampir 500 warga merasakan dampak langsung dari musibah ini. Dari total seluruh korban terdampak, petugas berhasil mengevakuasi sedikitnya 238 jiwa menuju posko pengungsian terdekat.
Saat ini, Tim SAR gabungan bersama BPBD Kota Padang terus bersiaga di lapangan. Selain memantau debit air dan membersihkan puing-puing sisa banjir, petugas memfokuskan penyaluran bantuan darurat serta pemulihan akses jalan yang sempat terputus. **















