Home / Bandung / Daerah / Kesehatan / Nasional / Peristiwa

Minggu, 28 September 2025 - 15:14 WIB

Terungkap! Bakteri Salmonella Jadi Penyebab Keracunan Massal Siswa di Bandung Barat

koransakti - Penulis

Perawatan siswa korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat beberapa waktu lalu. Penyebabnya kini telah dipastikan oleh Labkesda Jabar. (Sumber: ANTARA/Abdan Syakura)

Perawatan siswa korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat beberapa waktu lalu. Penyebabnya kini telah dipastikan oleh Labkesda Jabar. (Sumber: ANTARA/Abdan Syakura)

koransakti.co.id – Penyebab pasti insiden keracunan massal yang menimpa lebih dari 1.300 siswa di Kabupaten Bandung Barat akhirnya terungkap. Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat memastikan bahwa insiden tersebut disebabkan oleh kontaminasi bakteri berbahaya pada makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala UPTD Labkesda Dinas Kesehatan Jawa Barat, dr. Ryan Bayusantika Ristandi, menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut di Bandung pada Minggu (28/9/2025).

Ditemukan Bakteri Salmonella dan Bacillus Cereus

Berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa, tim Labkesda menemukan adanya dua jenis bakteri pembusuk yang berbahaya.

Baca juga :   Belasan Siswa SD di Palembang Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis, Pemkot Jamin Penanganan Optimal

“Hasil pemeriksaan kami menunjukkan adanya bakteri pembusuk yakni Salmonella dan Bacillus Cereus yang berasal dari komponen karbohidrat dalam makanan,” kata dr. Ryan.

Waktu Penyajian Terlalu Lama Jadi Pemicu

Lebih lanjut, dr. Ryan menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang memicu berkembang biaknya bakteri tersebut adalah rentang waktu yang terlalu lama antara proses penyiapan dan penyajian makanan kepada para siswa.

“Jika makanan disimpan pada suhu ruang lebih dari enam jam, apalagi tanpa pengontrolan suhu yang tepat, risiko tumbuhnya bakteri sangat tinggi,” ujarnya.

Ia menekankan betapa pentingnya menjaga higienitas dan protokol keamanan pangan dalam program sebesar MBG, mulai dari penggunaan air bersih hingga kebersihan petugas dapur.

Baca juga :   Update Keracunan MBG Bandung Barat: 1.244 Orang Sembuh, 65 Masih Dirawat

Rekomendasi Keamanan Pangan

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Labkesda memberikan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya menyimpan makanan pada suhu aman (di atas 60 derajat Celcius atau di bawah 5 derajat Celcius) dan memastikan para pemasak mengenakan sarung tangan serta pakaian yang bersih.

Dinas Kesehatan Jawa Barat juga mengimbau semua pihak yang terlibat dalam program MBG untuk memperketat pengawasan dan penerapan protokol keamanan pangan di masa mendatang.

Berita ini 29 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kerinci

Tower Listrik Roboh, Kerinci Terjebak dalam Kegelapan, Isbal : Di Mana Solusi PLN?

Kesehatan

5 Dampak Serius Vape bagi Anak dan Remaja, Ancaman Baru Kesehatan Paru

Advetorial

Halal Bihalal HKK, Murison : Peran Aktif HKK Mempercepat Kemajuan Daerah

Advetorial

Wawako Antos Tutup Secara Resmi Kejurda E-Sport Kota Sungai Penuh

Jambi

Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Heri Purwanto S.E., M.Sc pimpin Sertijab Dandim 0416/Bute

Advetorial

Ikut Hadiri Acara Halal Bihalal HKKN Provinsi, Ketua DPRD Fajran Berikan Apresiasi

Kerinci

Mewakili Dandim 0417/Kerinci, Danramil 04/Stl Hadiri Apel Peringatan Ulang Tahun Santri Nasional.

Dinamika

Pasca Penertiban Tambang Liar Di Matras, Begini Curhat Nelayan