Home / Kebijakan / Kesehatan

Sabtu, 22 November 2025 - 10:14 WIB

Wamentan Sudaryono : Pusvetma Harus Jadi Motor Produksi Vaksin Nasional

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Surabaya – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pentingnya menjadikan Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma sebagai motor produksi vaksin hewan nasional. Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas tersebut pada Jumat (21/11/2025), sebagai bagian dari upaya memperkuat subsektor peternakan dalam rangka mencapai swasembada pangan.

Wamentan Sudaryono menyampaikan bahwa penguatan komunikasi dan kolaborasi antarlembaga di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kunci percepatan kinerja.

“Kementan memiliki sumber daya yang luar biasa balai-balai yang kuat, para ahli yang kompeten. Jika semua saling terhubung, hasilnya akan jauh lebih optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya Pusvetma memperluas kemitraan dengan akademisi dan perguruan tinggi untuk mempercepat inovasi riset dan produksi vaksin hewan.

Wamentan Sudaryono juga meminta Pusvetma meningkatkan kapasitas produksi vaksin untuk mendukung stabilitas kesehatan hewan nasional.

Baca juga :   Demam Tinggi Mendadak? Waspadai DBD pada Anak

“Produktivitas vaksin harus terus ditingkatkan. Kalau Pusvetma makin kuat, produksi naik, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga ikut meningkat. Ini berdampak langsung pada penguatan sektor peternakan dan mendukung tujuan presiden untuk swasembada pertanian,” tegasnya.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan bahwa jajarannya berkomitmen memberikan kontribusi nyata melalui peningkatan produksi vaksin hewan.

“Kami ingin menjadi bagian dari kontribusi dengan memproduksi vaksin berkualitas untuk mendukung program pemerintah. Kesehatan ternak berhubungan langsung dengan produktivitas, sehingga produksi vaksin dalam negeri sangat penting bagi tercapainya swasembada pertanian, khususnya di sektor peternakan,” ujarnya.

Agung menjelaskan bahwa ketersediaan vaksin produksi dalam negeri akan mempercepat penanganan penyakit hewan serta mengurangi ketergantungan pada impor, sehingga meningkatkan ketahanan peternakan nasional. Ia menyebut vaksin sebagai instrumen vital dalam menjaga stabilitas produksi protein hewani.

Dalam kunjungan tersebut, Wamentan Sudaryono meninjau fasilitas produksi vaksin. Ia menyampaikan apresiasinya atas kesiapan Pusvetma dalam mengembangkan berbagai jenis vaksin strategis yang dibutuhkan untuk memperkuat kesehatan ternak.

Wamentan Sudaryono menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada sektor tanaman pangan, tetapi juga sektor peternakan yang membutuhkan dukungan sistem kesehatan hewan yang kuat.

Baca juga :   Studi WHO: Dampak Negatif pada Kehidupan Seks Jadi Alasan Utama Orang Berhenti Pakai Kontrasepsi

“Pusvetma harus terus berinovasi, sering berdiskusi dengan kampus dan lembaga riset. Kalau produksi vaksin meningkat, sektor peternakan kita makin tangguh,” katanya.

Kementan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas Pusvetma melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan modernisasi fasilitas. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran Pusvetma sebagai pilar utama dalam produksi vaksin hewan nasional.

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Waspada! 7 Ciri Fungsi Ginjal Mulai Menurun yang Sering Diabaikan (Termasuk Bau Mulut)

Gaya Hidup

Waspada! 7 Ciri Fungsi Ginjal Mulai Menurun yang Sering Diabaikan (Termasuk Bau Mulut)

Ekonomi

Pelonggaran Impor RI: Pemerintah Longgarkan Aturan untuk 10 Komoditas
Gak Perlu Musuhan sama Nasi! Ini 7 Sumber Karbohidrat Sehat yang Justru Bikin Cepat Langsing

Gaya Hidup

Gak Perlu Musuhan sama Nasi! Ini 7 Sumber Karbohidrat Sehat yang Justru Bikin Cepat Langsing
Khasiat Kolang-Kaling untuk Tulang: Antara Mitos dan Fakta Nutrisi

Kesehatan

Khasiat Kolang-Kaling untuk Tulang: Antara Mitos dan Fakta Nutrisi

Kesehatan

Demam Tinggi Mendadak? Waspadai DBD pada Anak

Food

Studi Harvard: Konsumsi Minyak Zaitun Turunkan Risiko Kematian Akibat Demensia hingga 28%

Kesehatan

Rekomendasi Makanan untuk Menjaga Hormon Tetap Stabil
Dikira Sehat, Ternyata Air Kelapa Berbahaya bagi 5 Orang dengan Kondisi Ini (Waspada!)

Food

Dikira Sehat, Ternyata Air Kelapa Berbahaya bagi 5 Orang dengan Kondisi Ini (Waspada!)