Home / Ekonomi / Kebijakan / Perdagangan

Rabu, 2 Juli 2025 - 17:23 WIB

Pelonggaran Impor RI: Pemerintah Longgarkan Aturan untuk 10 Komoditas

koransakti - Penulis

Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan pelonggaran impor terhadap 10 kelompok komoditas utama, termasuk plastik dan bahan kimia. Kebijakan ini mencakup penghapusan lisensi impor dan penyederhanaan regulasi auto-nomics. Rencana ini akan diberlakukan mulai dua bulan mendatang, dan bertujuan memangkas birokrasi perizinan yang selama ini dianggap memberatkan pelaku usaha.


pelonggaran impor RI 2025, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pelonggaran impor ini diharapkan menciptakan iklim usaha yang lebih sehat. Dengan pasokan bahan baku yang lebih lancar, sektor industri lokal dapat lebih produktif dan efisien.

Baca juga :   IHSG Anjlok 3% Hari Ini, Analis Sebut Wacana Baru MSCI Jadi Biang Keroknya

Menteri Perdagangan Budi Santoso menambahkan bahwa meskipun izin impor akan dilonggarkan, pengawasan tetap berjalan melalui sistem data berbasis risiko. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan stabilitas industri dalam negeri.

Langkah ini muncul menjelang batas akhir negosiasi tarif perdagangan antara RI dan Amerika Serikat yang dijadwalkan selesai pada 9 Juli 2025. Laporan U.S. Trade Representative sebelumnya mendorong Indonesia untuk mengurangi hambatan nontarif demi mempertahankan preferensi dagang. Tahun 2024 lalu, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar US$17,9 miliar terhadap AS.

Baca juga :   Pemerintah Tetapkan WFA ASN 1 Hari Tiap Jumat

Sebagai bagian dari strategi dagang yang lebih luas, pemerintah juga membuka peluang kerja sama investasi sektor kendaraan listrik melalui dana Danantara Indonesia.

Untuk mengetahui lebih lanjut soal negosiasi dagang RI–AS, baca juga:
πŸ”— Defisit Perdagangan dan Strategi Tarif Indonesia-AS
πŸ”— Peluang Investasi Baterai di Indonesia


βœ… Mengapa Pelonggaran Impor Ini Penting?

  • Pelaku usaha akan lebih mudah mendapatkan bahan baku.

  • Iklim investasi menjadi lebih menarik.

  • Ekspor dan produksi nasional terdorong naik.

  • RI mendapat posisi tawar lebih kuat dalam negosiasi dagang global.

Berita ini 59 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. (Sumber: KONTAN/Cheppy A. Muchlis)

Bisnis

IHSG Hari Ini 3 November 2025 Dibuka Melesat 1,1% ke 8.254, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Daerah

Sukses Besar! Gentala Arasi Expo 2025 di Jambi Catat Transaksi Tembus Rp1,3 Miliar
Harga Emas Hari Ini, Jumat 17 Oktober 2025: Antam Bertahan di Rekor Tinggi, Cek Rinciannya di Sini!

Bisnis

Harga Emas Hari Ini, Jumat 17 Oktober 2025: Antam Bertahan di Rekor Tinggi, Cek Rinciannya di Sini!
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Bisnis

IHSG Hari Ini 31 Oktober 2025 Melemah ke 8.174, Cek 4 Rekomendasi Saham BRIDS (KLBF, UNTR)

Bisnis

Digitalisasi UMKM Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pelaku Usaha Manfaatkan Pembayaran Non-Tunai
Harga Emas Hari Ini 30 Oktober 2025: Antam Rp 2.268.658 per Gram, Cek Rincian UBS di Pegadaian

Bisnis

Harga Emas Hari Ini 30 Oktober 2025: Antam Rp 2.268.658 per Gram, Cek Rincian UBS di Pegadaian

Ekonomi

Didatangi Kepala Otorita IKN, Menkeu Purbaya Janjikan 3 Skema Pendanaan
BEI Suspensi Saham SOHO dan GLOB Mulai 27 Oktober 2025: Alasan dan Dampaknya

Bisnis

BEI Suspensi Saham SOHO dan GLOB Mulai 27 Oktober 2025: Alasan dan Dampaknya