Koransakti.co.id – Di Liverpool, Wayne Rooney menilai Mohamed Salah telah merusak reputasinya.
Salah sebelumnya menuding klub menjadikannya kambing hitam atas performa buruk tim dalam beberapa pekan terakhir.
Salah, yang selama ini dipandang sebagai salah satu ikon terbesar di Anfield, kini terlihat berada sangat dekat dengan pintu keluar klub.
Ia mengisyaratkan perubahan besar dalam kariernya setelah mengungkapkan bahwa hubungannya dengan pelatih Arne Slot mengalami kemunduran yang cukup serius.
Situasi tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa masa depan sang bintang di Liverpool tidak lagi sekuat sebelumnya.
Setelah hasil imbang 3-3 melawan Leeds pada Sabtu lalu, pelatih kembali mencadangkan Salah untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Tidak bermain sama sekali dalam laga itu, ia kemudian melontarkan kritik keras.
Situasi tersebut memunculkan keraguan besar mengenai apakah Salah akan tampil dalam pertandingan melawan Inter Milan pada Selasa malam.
Menanggapi kondisi tersebut, Rooney memberikan reaksi tegas terhadap komentar yang dilontarkan Salah.
Melalui podcast miliknya, Rooney menegaskan bahwa sikap penyerang asal Mesir itu justru mengikis warisan besar yang telah ia bangun selama bertahun-tahun bersama Liverpool.
Rooney menilai bahwa ucapan Salah tidak hanya membuat klub kecewa, tetapi juga menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap rekan setim, staf pelatih, dan para suporter yang selama ini selalu mendukungnya.
Menurutnya, komentar tersebut menciptakan kesan negatif yang berpotensi merusak hubungan Salah dengan lingkungan klub secara keseluruhan.
Ia menilai tindakan tersebut sebagai langkah yang keliru dan tak seharusnya diucapkan secara publik.
Rooney juga menegaskan bahwa performa Salah memang menurun musim ini, dan Slot berhak mencadangkannya.
Alih-alih menerima keputusan itu sebagai tantangan, Salah justru menunjukkan sikap arogan, seolah merasa tidak perlu berjuang mendapatkan kembali posisinya di tim.
Rooney menyebut bahwa jika ia menjadi rekan setim Salah, ia akan sangat kecewa dengan sikap tersebut, terutama ketika Liverpool sedang membutuhkan kontribusinya.-*** (Fadillah)















