Home / Artikel

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:36 WIB

400 Rumah Sakit Akan Dibangun: Kesejahteraan Tenaga Kesehatan Juga?

koransakti - Penulis

400 Rumah Sakit Akan Dibangun: Kesejahteraan Tenaga Kesehatan Juga?

Koransakti.co.id- Pada saat meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui Kabupaten Pesisir Barat, Rabu 10 Juni, Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan membangun dan memperbaiki 400 RS dan 10.000 puskesmas.

Langkah ini tepat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

Berapa jumlah RS dan puskesmas yang ada sekarang?

Saat ini terdapat sekitar 3.270 rumah sakit di Indonesia terdiri dari : Klas A sekitar 50, merupakan rujukan tertinggi dengan subspesialis lengkap, Klas B, 452 menyediakan spesialis luas dan subspesialis terbatas.

Baca juga :   Energi Hijau dan Peluang Kerja: Menempatkan PLTN dalam Arus Utama Transisi Energi Nasional

Sedangkan Klas C 1.780, pelayanan spesialis dasar dan Klas D 869 hanya pelayanan spesialis dasar. Sedangkan puskesmas sekitar 10.268.

Apa prioritas pelayanan kesehatan lainnya yang mendesak?

Masalah kesejahteraan tenaga kesehatan merupakan masalah serius yang harus di selesaikan secara tuntas melalui sistem yang akuntabel dan terukur supaya tenaga kesehatan bisa bekerja dengan tenang dan fokus.

Bayangkan seorang dokter muda yang bekerja di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di daerah terpencil hanya menerima gaji sekitar Rp 3.500.000, itupun kalau tidak ada potongan.

Sedangkan petugas dapur MBG di gaji Rp 4.500.000. Walau ada jasa medik untuk dokter dan tenaga kesehatan, pembayarannya sering tertunda. Bahkan saat ini ada tenaga kesehatan yang sudah 1 hingga 2 tahun tidak menerima jasa medik. Padahal itu hak para tenaga kesehatan.

Baca juga :   Jangan Sampai Kehabisan! Promo Valentine Alfamart & Indomaret 13-15 Februari 2026: Silverqueen & Cadbury "Beli 1 Gratis 1", Sikat Malam Ini Buat Kado Ayang!

Supaya pelayanan kesehatan terlaksana dengan baik, kesejahteraan tenaga kesehatan penting untuk di perhatikan dan di selesaikan dengan memperhatikan inflasi dan indeks harga konsumen setiap daerah. Dan harus di bayar tepat waktu.

Semoga pelayanan kesehatan di Indonesia semakin baik dan tenaga kesehatan dapat menerima hak keuangan sesuai pengorbanannya di medan tugas. InsyaAllah.

Penulis:

 

 

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

WR SUPRATMAN TAK IKUT MERDEKA NYARIS MATI DALAM PENJARA DAN HIDUP NESTAPA 

Artikel

Mitos vs. Fakta: Cara Charge HP yang Benar Agar Baterai Awet
Sahur Pertama Pas Libur Imlek? Cobain 3 Resep "Chinese Food" Halal & Praktis Ini. Cuma 10 Menit, Perut Nyaman & Gak Bikin Haus Seharian!

Artikel

Sahur Pertama Pas Libur Imlek? Cobain 3 Resep “Chinese Food” Halal & Praktis Ini. Cuma 10 Menit, Perut Nyaman & Gak Bikin Haus Seharian!

Artikel

Soal Isu Kipas Angin Rp 1,8 Triliun : Penting ada kejelasan ditengah efisiensi anggaran

Artikel

Kopi NUR, Legenda Kopi Kerinci Sejak 1943 yang Tetap Bertahan Hingga Tiga Generasi

Artikel

MADRASAH ITU CUMA ANAK ANGKAT

Artikel

Bunga Kenanga, Tanaman Wangi Bernilai Tinggi

Artikel

Mengapa Aroma Hujan di Tanah Kering Begitu Khas dan Menenangkan? Ini Jawabannya