Home / Ekonomi / Jakarta

Jumat, 16 Mei 2025 - 07:54 WIB

Sarasehan Ekonom Islam: Refleksi Peran IAEI dalam Pembangunan Ekonomi Nasional

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Jakarta- Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani menghadiri Sarasehan Ekonomi Islam sebagai rangkaian dari Muktamar V Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Kamis, 15 Mei 2025.

Dua dasawarsa lalu, IAEI Indonesia lahir dengan cita-cita untuk menghadirkan sistem ekonomi yang adil, inklusif, dan sejalan dengan nilai-nilai Islam. Semenjak itu, peran IAEI terus berkembang. Tak hanya berkiprah di sisi akademik, tapi juga menjadi wahana untuk memberikan input kebijakan bagi pemerintah melalui berbagai riset dan kajian.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para pendiri, kiai, para senior, serta seluruh jajaran pengurus atas dedikasi dalam mengembangkan IAEI serta memikirkan bagaimana value Islam bisa terus menjadi sumber inspirasi yang tidak terputus. Demikian juga kepada PSTTI Universitas Indonesia sebagai salah satu penyokong tonggak awal berdirinya IAEI.

Baca juga :   FORUM KEMITRAAN PENGELOLAAN KERJASAMA FASKES KOTA SUNGAI PENUH

Berbagai dinamika global seperti pandemi Covid telah menjadi bukti betapa peran ahli ekonomi Islam menjadi sangat krusial.

“Saya senang bahwa IAEI telah mengambil peranan aktif dalam merespon gejolak tersebut, bahkan ikut aktif dalam pembangunan infrastruktur nasional” tuturnya

Sinergi tiga pilar utama ekonomi Islam: akademisi, birokrasi, dan praktisi kita harapkan bisa mewujudkan suatu keadilan yang tidak hanya konseptual, tetapi benar-benar menciptakan kemakmuran yang bisa dirasakan. Tentu kita juga berharap para ahli ekonomi Islam bisa terus meningkatkan peran merespon berbagai isu aktual, dan juga menjadi agen perubahan, baik di level nasional maupun di institusi global.

Baca juga :   Kemenko Polkam Sarankan Pengawasan di Ruang Siber Dalam Gerakan Nasional anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

“Semoga event ini bisa memberikan sebuah perspektif baru, memperkaya kita dalam memahami ilmu ekonomi dan ilmu Islam untuk kemudian mengkombinasikannya menjadi “rahmatan lil alamin”, rahmat bagi segenap umat manusia” tutup Menteri Keuangan Sri Mulyani. ***

 

Berita ini 93 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Satu Indonesia Harus Tahu Zaki & Yohana Member Management New QQ Pro Viral Jadi Model Video Clip “Cinta Sampai Mati” Kangen Band

Jakarta

RM Margono Djojohadikusumo, Arsitek Diplomasi Ekonomi dan Fiskal Indonesia Dimata Prof Dr Muhammad Said
Update Harga Emas Antam 18 Februari 2026: Terkoreksi Tajam Rp 40.000 per Gram

Bisnis

Update Harga Emas Antam 18 Februari 2026: Terkoreksi Tajam Rp 40.000 per Gram
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. (Sumber: KONTAN/Cheppy A. Muchlis)

Bisnis

IHSG Hari Ini 30 Oktober 2025 Menguat Tipis, Analis Prediksi Lanjut Uji 8.250

Kebijakan

WFA Jelang & Usai Lebaran 2026, Ini Aturannya
Harga Emas Hari Ini 31 Oktober 2025 Melonjak Tajam, Antam 1 Gram Jadi Rp 2.310.763

Bisnis

Harga Emas Hari Ini 31 Oktober 2025 Melonjak Tajam, Antam 1 Gram Jadi Rp 2.310.763
Sindikat Narkoba 'The Doctor' Terbongkar, Pemprov DKI Cabut Permanen Izin White Rabbit PIK

Hukum

Sindikat Narkoba ‘The Doctor’ Terbongkar, Pemprov DKI Cabut Permanen Izin White Rabbit PIK

Jakarta

Immanuel Ebenzer Ketua Umum JoMan Laporkan Denny Siregar ke Bareskrim