Home / Hiburan / Internasional / Musik / Peristiwa

Rabu, 24 September 2025 - 21:19 WIB

Morrissey Batalkan Konser di AS Usai Terima Ancaman Pembunuhan di Kanada

koransakti - Penulis

Morrissey, mantan vokalis The Smiths, saat tampil di atas panggung. (Foto: Getty Images)

Morrissey, mantan vokalis The Smiths, saat tampil di atas panggung. (Foto: Getty Images)

koransakti.co.id – Musisi legendaris asal Inggris, Morrissey, terpaksa membatalkan dua jadwal konsernya di Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah ia menerima sebuah ancaman pembunuhan yang kredibel menjelang penampilannya di sebuah festival musik di Ottawa, Kanada, pekan lalu.

Seorang pria berusia 26 tahun di Ottawa telah ditangkap dan didakwa atas tuduhan melontarkan ancaman pembunuhan terhadap sang penyanyi, yang memiliki nama asli Steven Morrissey.

Ancaman Dianggap Serius

Meskipun konser di Kanada tetap berjalan sesuai rencana, tim manajemen Morrissey memutuskan untuk tidak mengambil risiko. Dua pertunjukan yang dibatalkan adalah konser di Connecticut pada hari Jumat dan di Boston, Massachusetts.

Baca juga :   Jelang Episode Terakhir, Para Bintang 'Bon Appétit, Your Majesty' Ucapkan Salam Perpisahan

“Dalam beberapa hari terakhir, ada ancaman yang kredibel terhadap nyawa Morrissey,” tulis pihak venue di Boston dalam sebuah pernyataan di Instagram. “Untuk sangat berhati-hati demi keselamatan artis dan band, pertunjukan besok di MGM Music Hall di Fenway telah dibatalkan.”

Dikenal sebagai Sosok Vokal

Morrissey pertama kali dikenal sebagai vokalis dari band rock ikonik, The Smiths, sebelum akhirnya bersolo karier pada tahun 1987. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai sosok yang sangat vokal dalam menyuarakan pendapatnya mengenai berbagai isu, mulai dari kesejahteraan hewan hingga politik.

Baca juga :   Drama Menit Akhir di Al Awwal Park: Al Nassr Amankan Takhta Tanpa Sang Kapten

Pada tahun 2006, ia bahkan pernah menolak untuk melakukan tur di Kanada sebagai bentuk protes terhadap perburuan anjing laut tahunan di negara tersebut.

Pihak berwenang saat ini masih mendalami motif di balik ancaman pembunuhan yang diterima oleh musisi berusia 66 tahun tersebut.

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bencana

TNI Kerahkan 50 Helikopter ke Daerah Terdampak Bencana

Internasional

Paus Leo XIV Soroti Etika Kecerdasan Buatan dalam Pidato Perdananya

Musik

Tiba di Jakarta, Mariah Carey disambut Tarian Ondel-ondel

Geopolitik

Sindir Parade Militer Tiongkok, Presiden Taiwan: Kami Tidak Rayakan Damai dengan Moncong Senjata

Bencana

Babinsa Belitang Berhasil Evakuasi Warga Terjebak Mobil Saat Banjir

Hukum

Kasus Charlie Kirk: Jaksa Ungkap Tersangka Tinggalkan Surat Pengakuan

Internasional

Pep Guardiola Tembus 40 Trofi, Tegaskan Status sebagai Pelatih Elite Dunia

Internasional

WHO Rilis Panduan Baru untuk Hentikan Kematian Akibat Pendarahan Pasca-Persalinan