koransakti.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan di wilayahnya. Bekerja sama dengan pemerintah, Polda Lampung meluncurkan program penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 413.990 kilogram.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menyatakan bahwa bantuan ini akan didistribusikan kepada 41.399 penerima manfaat yang tersebar di 15 kabupaten/kota di seluruh Provinsi Lampung.
Langkah Strategis Tekan Inflasi Pangan
Dalam acara yang digelar di PKK Agropark, Lampung Selatan, Rabu (24/9), Kapolda menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial biasa. Menurutnya, ini adalah langkah strategis nasional untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.
“Penyaluran beras ini adalah upaya nyata Polda Lampung bersama pemerintah untuk menekan inflasi pangan sekaligus melindungi daya beli masyarakat,” tegas Helmy.
Polda Lampung akan memastikan proses distribusi ini berjalan tepat sasaran dan akan terus berlanjut hingga 31 Desember 2025 mendatang.
Bagian dari Program Nasional
Secara nasional, program SPHP menargetkan penyaluran beras sebanyak 3,93 juta ton hingga akhir tahun. Hingga 23 September, realisasinya telah mencapai 1,58 juta ton atau sekitar 40 persen dari total target.
Selain penyaluran beras, kegiatan di Lampung ini juga dirangkai dengan bazar pangan murah. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk menjawab persoalan strategis bangsa, termasuk urusan pangan.















