koransakti.co.id – Memasuki hari kedelapan proses evakuasi, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia dari reruntuhan gedung Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Penemuan pada Senin (6/10/2025) dini hari tersebut menambah jumlah total korban tewas dalam tragedi ini.
Direktur Operasi Basarnas mengonfirmasi bahwa dengan penemuan terbaru ini, jumlah korban yang meninggal dunia kini mencapai 54 orang.
Total Korban Mencapai 158 Orang
Berdasarkan data terbaru hingga hari kedelapan pencarian, dari total 158 korban yang tercatat, rinciannya adalah sebagai berikut:
- 104 orang ditemukan dalam kondisi selamat.
- 54 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Angka korban meninggal tersebut, menurut Basarnas, termasuk penemuan lima bagian tubuh (body part) yang belum teridentifikasi.
10 Korban Diperkirakan Masih Tertimbun
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah lima bagian tubuh yang ditemukan saling berhubungan atau berasal dari individu yang berbeda. Untuk saat ini, setiap bagian tubuh dihitung sebagai satu korban jiwa hingga proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Jatim selesai.
“Kita tidak tahu apakah nanti itu berhubungan atau tidak, tapi tentunya itu kita tetap anggap masing-masing satu,” kata Nanang.
Dengan perhitungan tersebut, tim SAR memperkirakan masih ada sekitar 10 orang yang tertimbun di bawah reruntuhan. Proses evakuasi dan pembersihan puing-puing bangunan masih terus tim fokuskan di sisi utara gedung.
Insiden tragis ini terjadi pada Senin (29/9) sore, ketika gedung tiga lantai yang sedang dalam tahap pembangunan tersebut ambruk saat ratusan santri sedang melaksanakan Salat Ashar berjamaah di mushalla lantai dasar.
baca juga Bupati Monadi Buka MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Kerinci – Koran Sakti















