Home / Daerah / Nasional / Peristiwa

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:26 WIB

Update Tragedi Ponpes Al Khoziny: Korban Tewas Bertambah Menjadi 54 Orang

koransakti - Penulis

Tim SAR gabungan terus melakukan proses evakuasi dan pencarian korban di reruntuhan gedung Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Senin (6/10/2025). (Sumber: SAR Surabaya)

Tim SAR gabungan terus melakukan proses evakuasi dan pencarian korban di reruntuhan gedung Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Senin (6/10/2025). (Sumber: SAR Surabaya)

koransakti.co.id – Memasuki hari kedelapan proses evakuasi, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia dari reruntuhan gedung Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Penemuan pada Senin (6/10/2025) dini hari tersebut menambah jumlah total korban tewas dalam tragedi ini.

Direktur Operasi Basarnas mengonfirmasi bahwa dengan penemuan terbaru ini, jumlah korban yang meninggal dunia kini mencapai 54 orang.

Total Korban Mencapai 158 Orang

Berdasarkan data terbaru hingga hari kedelapan pencarian, dari total 158 korban yang tercatat, rinciannya adalah sebagai berikut:

  • 104 orang ditemukan dalam kondisi selamat.
  • 54 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Baca juga :   Pemkot Sungai Penuh Gelar Malam Resepsi Kenegaraan HUT RI Ke- 79

Angka korban meninggal tersebut, menurut Basarnas, termasuk penemuan lima bagian tubuh (body part) yang belum teridentifikasi.

10 Korban Diperkirakan Masih Tertimbun

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah lima bagian tubuh yang ditemukan saling berhubungan atau berasal dari individu yang berbeda. Untuk saat ini, setiap bagian tubuh dihitung sebagai satu korban jiwa hingga proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Jatim selesai.

“Kita tidak tahu apakah nanti itu berhubungan atau tidak, tapi tentunya itu kita tetap anggap masing-masing satu,” kata Nanang.

Baca juga :   WEBINAR SAATNYA MILENIAL MELEK WAKAF

Dengan perhitungan tersebut, tim SAR memperkirakan masih ada sekitar 10 orang yang tertimbun di bawah reruntuhan. Proses evakuasi dan pembersihan puing-puing bangunan masih terus tim fokuskan di sisi utara gedung.

Insiden tragis ini terjadi pada Senin (29/9) sore, ketika gedung tiga lantai yang sedang dalam tahap pembangunan tersebut ambruk saat ratusan santri sedang melaksanakan Salat Ashar berjamaah di mushalla lantai dasar.

baca juga Bupati Monadi Buka MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Kerinci – Koran Sakti

Berita ini 39 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika

Pawai Obor 1 Muharram 1447 H Meriah Momentum Menuju Sungai Penuh Lebih Baik

Advetorial

Wako Serahkan Penghargaan Orangtua Asuh Stunting Kepada RS Melati  
Danrem 042/Gapu Tekankan Profesionalisme Saat Pimpin Penyerahan Jabatan Kasrem dan Sertijab Kasipers

Jambi

Danrem 042/Gapu Tekankan Profesionalisme Saat Pimpin Penyerahan Jabatan Kasrem dan Sertijab Kasipers

Advetorial

Ellena Carissa, Rider Jetski Termuda Raih Runner-Up di Warm-Up Sea-Doo Spark 2026

Kerinci

Wakil Bupati Kerinci Lantik 8 Pejabat Eselon II

Advetorial

KPU Kota Sungai Penuh Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pelaporan dan Penyusunan Hasil COKLIT

Kerinci

Ratusan Pelajar di Desa Kecil Terima Bantuan Pendidikan, Pemdes Tegaskan Komitmen Dukung Dunia Pendidikan

Advetorial

Erzaldi Tegaskan Dukungan Penuh kepada Program Presiden Prabowo
error: Content is protected !!