Home / Artikel

Sabtu, 22 November 2025 - 20:20 WIB

JAGA SUBYEKTIFITAS BUPATI

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Bupati Tasikmalaya sedang dalam sorotan. Di kabarkan ia akan mengganti Sekda, Muhammad Zen.

Harus di pantau dan di ingatkan obyektivitas sebagai bupati. Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian menggunakan prinsip obyektivitas semata dalam memenuhi kebutuhan tenaga untuk mendukung pembangunan daerah. Jangan sekali kali berdasarkan suka atau tidak suka. Bahwa sistim dan aturan kepegawaian kita sangat memungkinkan adanya keputusan pejabat yang subyektif.

Aturannya, tim assesment atau pos bidang menyerahkan 3 orang calon kepada PPK. Kemudian PPK memilih satu di antara ketiga orang itu. Boleh nomor satu atau nomor lainnya. Disitulah pejabat bisa terjebak subyektifitas berdasarkan suka atau tidak suka.

Baca juga :   Ketua DPD KAMPUD Lampung Timur Desak Pansel Dan Bupati Tidak Pilih Calon Sekda Bermasalah

Anak saya yang jadi ASN pernah jadi korban penyakit subyektivitas itu. Waktu pilkada (pemilihan walikota), dia mendukung kakak kelasnya di STPDN yang nyalon. Lawan tandingnya yang menang dan terpilih jadi kepada daerah.

Tahu anak itu mendukung musuh. Maka dendam kesumat pun terjadi. Selama sepuluh tahun dia terpaksa puasa jabatan. Bahkan dalam sebuah pos bidang dia menempati nomor urut satu berdasarkan keputusan tim assessment. Tapi walikota menggunakan wewenang subyektif dan memilih nomor urut dua. Dia (anak saya baru mendapat kesempatan setelah ibu wali turun tahta. Sekarang dia menempati jabatan eselon dua.

Baca juga :   Ambil Cangkulmu Ambil Pangkulmu, Menanam Jagung di Kebun Kita

Keadaan ini yang sekarang sedang menimpa bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yaqin.

Ia dikabarkan sedang siap siap mengganti Sekda Mohammad Zen.

Banyak pihak khawatir Cecep terjebak penyakit subyektivitas ia memutus berdasar suka dan tidak suka bersembunyi dibalik kewenangan yang dimilikinya.

Jangan lupa, Cecep juga manusia, bukan mustahil terjadi. Maka caringcinglah hey bu dah budah laut. (DEDI ASIKIN)

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

TERKECOH CHRISTIAN SNOUCK HURGRONJE

Artikel

MACAN ITU JANGAN CUMA MENGAUM TAPI HARUS MENERKAM, BARU BOLEH NGAKU RAJA HUTAN.
Awas Kebablasan Mentang-mentang Besok Libur! Cek Jadwal Imsak & Subuh Sabtu 21 Februari 2026 (Jabodetabek). Pasang Alarm Sekarang!

Agama

Awas Kebablasan Mentang-mentang Besok Libur! Cek Jadwal Imsak & Subuh Sabtu 21 Februari 2026 (Jabodetabek). Pasang Alarm Sekarang!

Artikel

Jangan Anggap Sepele! Ini 5 Bahaya Begadang bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

Artikel

BUAH KHULDI TAK SEKELAS GEDONG GINCU ALA INDRAMAYU 

Artikel

Petai Bau Tapi Digemari, Ini Manfaatnya

Artikel

NYANTRI YES, NARKOBA NO !

Artikel

PEMBEBASAN SANDRA CUMA 3 MENIT