Home / Artikel

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:55 WIB

Ambil Cangkulmu Ambil Pangkulmu, Menanam Jagung di Kebun Kita

Dedi Asikin - Penulis

Koransakti.co.id- Waktu sekolah di kelas satu SR, tahun 1950, lagu itu sering kami nyanyikan.

Lagu Menanam jagung itu di ciptakan oleh ibu Sud pada jaman Jepang, kisaran tahun 1942-1945.

” Ayo kawan kita bersama

Menanam jagung di kebun kita

Ambil cangkulmu

Ambil pangkulmu

Menanam Jagung tak jemu-jemu”

Jagung sekarang menjadi komoditas di Indonesia bahkan di dunia.

Mulai di tanam masyarakat Mexico dan Amerika Tengah pada kisaran 10 ribu tahun lalu. Awalnya masyarakat benua Amerika itu memanfaatkan lahan jejukutan yang dalam istilah ilmu pengetahuan di sebut Zea Mays termasuk tanaman berbiji tunggal

Baca juga :   MISTERI SUPERSEMAR 

Masuk ke Indonesia di perkirakan abad ke 16 dan menjadi bahan makanan kedua setelah padi. Bahkan ada beberapa daerah yang menjadikan jagung sebagai makanan pokok seperti Madura dan Nusa tenggara.

Bicara soal jagung saya lebih suka melihat kondisi komiditas itu di Tasikmalaya Selatan.

Di salah satu CDOB ( kabupaten Tasikmalaya Selatan) itu tanaman jagung sedang trend di lakukan masyarakat.

Tanaman berumpun itu tumbuh subur di kecamatan Bantar kalong, Cipatujah, Cikalong, Sakola dan Panca tengah. Produksinya mencapai 250 ton perbulan, sementara kebutuhan untuk industri dan pakan ternak (ayam) dan konsumsi makanan sekitar seribu ton dari Itu.

Baca juga :   Sanae Takaichi Terpilih Jadi Pemimpin Wanita Pertama Jepang

Pemerintah turun tangan dengan membantu kemudahan pupuk. Yang menarik di sana polisi ikut serta dalam rangka panen raya .

Ambil cangkulmu, ambil pangkulmu, menanam jagung tak jemu jemu.

Baca juga : Dukung Swasembada Pangan Wawako Azhar Hadiri Panen Jagung Di Sungai Ning

Berita ini 43 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Jangan Anggap Sepele, Kenali Gejala Kanker Pada Anak
Penjelasan Dokter Zaidul Akbar Mengenai Peran Puasa dalam Menghambat Sel Kanker

Artikel

Penjelasan Dokter Zaidul Akbar Mengenai Peran Puasa dalam Menghambat Sel Kanker
Mitos atau Fakta? Mata Kedutan Katanya Mau Dapat Rezeki Nomplok atau Menangis? Ternyata Ini Penjelasan Medisnya (Myokymia)!

Artikel

Mitos atau Fakta? Mata Kedutan Katanya Mau Dapat Rezeki Nomplok atau Menangis? Ternyata Ini Penjelasan Medisnya (Myokymia)!
Sinopsis Film "Esok Tanpa Ibu" (2026): Banjir Air Mata! Kisah Anak yang "Diasuh" oleh AI, Ketika Teknologi Menggantikan Kasih Sayang

Artikel

Sinopsis Film “Esok Tanpa Ibu” (2026): Banjir Air Mata! Kisah Anak yang “Diasuh” oleh AI, Ketika Teknologi Menggantikan Kasih Sayang
Jakpat (Jajak Pendapat)

Artikel

Review Jakpat 2026: Aplikasi Survei Asli Indonesia, “Jual Suara” Anda Ditukar Pulsa & Saldo E-Wallet (Pasti Cair!)
Menguji Nyali Lewat Rumus "Lima AT" Menjadi Wartawan Hebat

Artikel

Wartawan Itu Dilahirkan dan Dijadikan

Artikel

PEGAWAI NEGERI DALAM PERSPEKTIF PERTUMBUHAN EKONOMI

Artikel

MENGGAPAI KEMBALI TRANSMIGRASI BERJAYA