Home / Nasional

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:10 WIB

Megawati Soekarnoputri Panjatkan Doa Persatuan Bangsa saat Umrah di Tanah Suci

koransakti - Penulis

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menjalani ibadah umrah bersama keluarga dengan pengawalan khusus dari pihak kerajaan Arab Saudi. (poto ; Antara)

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menjalani ibadah umrah bersama keluarga dengan pengawalan khusus dari pihak kerajaan Arab Saudi. (poto ; Antara)

koransakti.co.id- Menjelang bulan suci Ramadan 2026, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, menunaikan ibadah umrah di Makkah, Arab Saudi.Di tengah kekhusyukan ibadah di Masjidil Haram pada Sabtu (14/2/2026), Megawati secara khusus memanjatkan doa untuk keselamatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia berharap Indonesia tetap rukun, sejahtera, dan terhindar dari segala bentuk perpecahan maupun adu domba.

Dalam rombongan tersebut, Zuhairi Misrawi (Gus Mis) yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI-P bidang Agama non-aktif, bertindak sebagai pemimpin doa. Megawati bersama keluarga mengamini doa-doa yang mengharapkan agar Pancasila terus menjadi pengikat meski bangsa Indonesia memiliki banyak perbedaan.

Fokus utama dari munajat tersebut adalah keberlangsungan demokrasi yang sehat demi mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Pihak Kerajaan Arab Saudi memberikan sambutan istimewa dengan memfasilitasi Megawati di lantai dua Masjidil Haram guna menjamin kenyamanan selama menjalani tawaf dan sa’i. Langkah ini di ambil pihak kerajaan mengingat kepadatan jemaah yang luar biasa menjelang Ramadan. Kehadiran Megawati di Tanah Suci kali ini bukan hanya untuk urusan spiritual pribadi, melainkan juga membawa harapan besar bagi kedamaian bangsa di tengah situasi global yang penuh konflik.

Baca juga :   Update Harga BBM Pertamina 18 April 2026: Harga Dexlite dan Pertamina Dex Melonjak Tajam Akibat Konflik Timur Tengah

Poin-Poin Utama Doa Megawati untuk Indonesia

Berikut adalah beberapa permohonan khusus yang di sampaikan rombongan Megawati selama menjalani rangkaian umrah:

  • Persatuan Nasional: Memohon agar rakyat Indonesia tetap bersatu di bawah naungan Pancasila dan menjauhkan diri dari segala bentuk adu domba.

  • Kesejahteraan Rakyat: Berdoa agar Tuhan meridai jalan demokrasi Indonesia dan memberkahi kekayaan alamnya demi kemakmuran rakyat.

  • Kedamaian Bangsa: Berharap Indonesia selalu menemukan jalan damai dalam menyelesaikan masalah, berbeda dengan kondisi beberapa negara lain yang sedang berkonflik.

  • Keberkahan Rezeki: Meminta agar negeri Indonesia di suburkan dan di limpahi rezeki yang melimpah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga :   Panduan Lengkap Rekrutmen Polri 2026: Kesempatan Emas Menjadi Bhayangkara Negara

Fasilitas Khusus Tamu Kerajaan

Megawati menjalani ibadah umrah sebagai tamu kehormatan Kerajaan Arab Saudi. Guna menjaga kekhusyukan di tengah ribuan jemaah lain, pihak otoritas mengatur agar rombongan melakukan aktivitas ibadah di area lantai dua. Hal ini menunjukkan hubungan diplomatik yang erat antara Megawati dengan pihak kerajaan, sekaligus bentuk penghormatan terhadap sosoknya sebagai tokoh pemimpin dari negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Baca juga: ORANG INDONESIA YANG PERTAMA NAIK HAJI SIAPA ?

Berita ini 22 kali dibaca

Share :

Baca Juga

TNI AL Targetkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba Sebelum HUT TNI 2026

Nasional

TNI AL Targetkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba Sebelum HUT TNI 2026

Advetorial

Ellena Carissa, Rider Jetski Termuda Raih Runner-Up di Warm-Up Sea-Doo Spark 2026

Jakarta

Presiden Prabowo Beri Bonus Atlet SEA Games

Nasional

Ingin Mudik Gratis BUMN 2025, Ini Syaratnya

Nasional

Kabar Gembira ! Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Dicairkan Juni 2025, Ini Rinciannya

Agama

Peringati Maulid Nabi, Presiden Prabowo Ajak Umat Islam Teladani Akhlak Rasulullah

Jakarta

Presidium PNI Dukung upaya Pemerintah Ciptakan Situasi yang Kondusif, dan Terkendali

Jakarta

Kemendagri Ingatkan Pemda Perkuat Kesiapsiagaan Nataru 2025