Home / Artikel

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:58 WIB

MEMBURU PKI KE JAWA TENGAH 

Dedi Asikin - Penulis

Koransakti.co.id- Sukses mengamankan Jakarta dengan menguasai kembali gedung pusat RRI dan kantor besar Telekomunikasi Jakarta, masuk dan menguasai bandara Halim Perdanakusuma, menemukan lubang maut dan mengangkat jenazah para korban penculikan dan pembunuhan. Pasukan RPKAD juga di libatkan dan di ikut sertakan dalam operasi pengamanan dan penertiban Jawa Tengah

Jawa Tengah Itu merupakan basis pergerakan PKI. Pangdam VII Diponegoro Brigjen Suryo Sumpeno melaporkan banyak pejabat utama kodam, korem dan kodim yang sudah terbujuk dan mendukung 30 S PKI/ Dewan Revolusi. Di sebutkan ada kolonel Sahirman, kolonel Mulyono, letkol Usman, mayor Karsidi dan lain lain

Komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie Wibowo memerintahkan Komandan batalyon I mayor CI Santoso untuk membawa pasukan ke Semarang. Mayor Santoso mengerahkan 11 kompi antara lain kompi Tanjung, kompi Urip, kompi Sembiring, kompi Suwardja, Ramelan, Heru Sisnodo, kompi Muhadi dan kompi Saridho.

Mereka di berangkatkan tanggal 18 0ktober, sementara kolonel Sarwo Edhie sudah berangkat duluan dengan menggunakan Toyota Kanvas di kawal peleton Sintong Panjaitan.

Baca juga :   Pojok Sains: Kenapa Kita Merinding Saat Dingin atau Ketakutan? (Warisan Purba yang Tertinggal)

Sampai di Semarang mereka di sambut demonstrasi besar besaran oleh para pemuda dan masyarakat nasionalis dan agama. Para demonstran melakukan pembakaran gedung gedung PKI, pemuda rakyat Gerwani BRI dan ormas PKI lainya, gedung gedung sekolah cina THTW( Tjungwha tjungwhi ) dan beberapa pabrik rokok kretek yang jelas mendukung G30S PKI.

Mereka marah sekali karena PKI itu sangat kejam. Dalam waktu dua hari setelah meletus G30S mereka membunuh 19 Pemuda Islam dan Katholik. Mayatnya di cemplungkan ke kali Bengawan Solo.

Sintong mengaku dalam perjalanan ke Semarang melihat mayat terapung di pinggir sungai Bengawan Solo.

Melihat kedatangan pasukan RPKAD ( Indonesian special army) para pemberontak itu melarikan diri ke gunung Merapi dan Merbabu, tempat yang sepi yang biasa di gunakan PKI jika terdesak. Termasuk yang melarikan diri Itu tentara pendukung (kolonel Sahirman dll).

Regu Sintong Panjaitan dengan Kekuatan 36 orang di tugasksn mengamankan wilayah keresidenan Pati.

Baca juga :   Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri TA 2025, Pangdam IV/Diponegoro lantik Prajurit Serda

Sebuah wilayah yang cukup luas meliputi kabupaten Demak, Kudus, Rembang dslan Cepu.

Meskipun RPKAD belum resmi menjadi resimen sandiyudha, tetapi Sintong sudah menerapkan sistim Itu. Dia raih pemuda dan masyarakat non dan malah anti komunis, ikut aktif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Mereka juga ikut melakukan penangkapan, setidaknya memberi informasi tentang keberadaan orang PKI atau antek anteknya.

Sayang Sintong tidak bisa ikut operasi sampe tuntas. Dia dan peletonnya mendadak di tugaskan ke Irian Barat untuk mengawasi jalannya Pepera Pernyataan Pendapat Rakyat apakah ikut dengan Republik Indonesia atau PAPUA negara boneka buatan Belanda.

Baca juga : Ngabuburit Sambil Belajar Sejarah! 10 Game PC & Konsol Bertema Peradaban Islam Terbaik 2026, Visual Baghdad-nya Bikin Takjub!

Benarkah Wortel Bisa Sembuhkan Mata Minus? Kenalan dengan Beta-Karoten (C40H56) dan Sejarah “Bohong” Perang Dunia

Berita ini 25 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Mengenal Diabetes (Kencing Manis): Si 'Induk Penyakit' yang Sering Tak Terdeteksi (Cek Gejala 3P Disini!)

Artikel

Mengenal Diabetes (Kencing Manis): Si ‘Induk Penyakit’ yang Sering Tak Terdeteksi (Cek Gejala 3P Disini!)
Mitos atau Fakta? Mata Kedutan Katanya Mau Dapat Rezeki Nomplok atau Menangis? Ternyata Ini Penjelasan Medisnya (Myokymia)!

Artikel

Mitos atau Fakta? Mata Kedutan Katanya Mau Dapat Rezeki Nomplok atau Menangis? Ternyata Ini Penjelasan Medisnya (Myokymia)!
Review Honeygain 2026: Ubah Sisa Kuota WiFi Jadi Dollar, Cuan Sambil Tidur (Passive Income)

Artikel

Review Honeygain 2026: Ubah Sisa Kuota WiFi Jadi Dollar, Cuan Sambil Tidur (Passive Income)
Sang Raja Lautan yang "Terkutuk": Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Artikel

Sang Raja Lautan yang “Terkutuk”: Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Besok Udah Senin Lagi! Luangkan 5 Menit Sore Ini Buat Cek 3 Bagian Motor Berikut Biar Besok Pagi Gak Mogok dan Telat Kerja

Artikel

Besok Udah Senin Lagi! Luangkan 5 Menit Sore Ini Buat Cek 3 Bagian Motor Berikut Biar Besok Pagi Gak Mogok dan Telat Kerja

Artikel

Diamond Award 2026 : Milik Malaysia
Menguji Nyali Lewat Rumus "Lima AT" Menjadi Wartawan Hebat

Artikel

Menguji Nyali Lewat Rumus “Lima AT” Menjadi Wartawan Hebat

Artikel

GENCATAN SENJATA DENGAN 50 JUTA TON PUING RERUNTUHAN