Home / Seni & Budaya / Sungai Penuh

Minggu, 19 April 2026 - 15:41 WIB

Apresiasi Wako Alfin di Kenduri Sko Koto Baru, Perkuat Warisan Budaya Leluhur

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Sungai Penuh- Perhelatan Kenduri Sko Karang Setio TAP di wilayah adat Depati Dua Nenek, Kecamatan Koto Baru, Kota Sungai Penuh berlangsung meriah dan penuh makna pada Minggu (19/4/2026).

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam mengikuti rangkaian acara adat yang sarat nilai budaya tersebut.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, hadir secara langsung bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Kehadiran keduanya turut di dampingi Ketua TP-PKK Sri Kartini Alfin serta Ketua GOW. Dari unsur pemerintah provinsi, tampak perwakilan dari Pemprov Jambi, Asraf, yang ikut menyaksikan jalannya acara.

Selain itu, jajaran Forkopimda seperti Dandim 0417/Kerinci dan perwakilan Polres Kerinci juga turut hadir. Sekretaris Daerah Alpian bersama sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Sungai Penuh ikut meramaikan kegiatan yang menjadi bagian penting dalam tradisi masyarakat setempat.

Baca juga :   Sekda Alpian Hadiri Pembukaan Jambore Cabang Pramuka Kota Sungai Penuh

Suasana semakin khidmat dengan kehadiran para depati dan ninik mamak yang mengenakan busana adat khas Kerinci. Kehadiran mereka memberikan nuansa sakral sekaligus menegaskan kuatnya nilai-nilai tradisi yang masih terjaga.

Kenduri Sko sendiri merupakan warisan adat yang telah berlangsung turun-temurun di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci. Tradisi ini menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur sekaligus bentuk nyata pelestarian budaya lokal.

Acara semakin semarak dengan penampilan tari rangguk serta berbagai atraksi budaya lainnya yang menghibur para tamu undangan. Ragam pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

Baca juga :   Pelatihan Tata Rias Mahir di Koto Beringin, Pemdes Dorong Warga Ciptakan Peluang Usaha

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya daerah merupakan tanggung jawab bersama.
“Melalui Kenduri Sko, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan identitas daerah di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, budaya merupakan jati diri yang harus terus di lestarikan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh kekhidmatan, dan suasana kekeluargaan. Hal ini mencerminkan komitmen kuat masyarakat dalam menjaga serta merawat warisan budaya nenek moyang. (Emi)

Berita ini 56 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Aprizal: Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke-80

Advetorial

Wako Ahmadi Launching Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Advetorial

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hadiri Pengukuhan Anggota Paskibraka Tahun 2023

Sungai Penuh

Apel Perdana Tahun Ajaran Baru, Pemdes Tanjung Bunga Bagikan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa/i SDN 066/XI

Advetorial

Wako Ahmadi Hadiri ISPE 2022

Breaking news

Terpilih Aklamasi Harpendi Nahkodai KONI Sungai Penuh Periode 2025–2029

Advetorial

DPRD Sungai Penuh Gelar Paripurna Istimewa Dengar Pidato Kenegaraan Presiden RI

Sungai Penuh

BAPEMPERDA GELAR RAPAT PRA PEMBAHASAN 4 RANPERDA TAHUN 2025