Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Pemerintah Kota Sungai Penuh memperingati Hari Kartini 2026 dengan menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis tingkat kota, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini di pusatkan di Kantor Penyuluh KB Kecamatan Sungai Penuh dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Mengusung tema “Bersama Keluarga Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Keluarga Berencana”, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, mulai dari OPD, camat, kepala puskesmas, lurah, kepala desa, kader PKK, hingga warga.
Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, dalam sambutannya mengajak perempuan untuk terus menghidupkan semangat perjuangan R.A. Kartini melalui peningkatan kualitas diri dan perencanaan keluarga yang baik.
Menurutnya, program KB tidak hanya berkaitan dengan pengendalian jumlah anak, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
Perencanaan yang matang di nilai mampu menjaga kesehatan ibu dan anak, membuka peluang pendidikan serta karier perempuan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.
Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan sebagai pilar utama dalam membangun keluarga yang kuat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun mental.
Momentum Hari Kartini ini di manfaatkan untuk mendorong perempuan menjadi sosok yang mandiri, cerdas, dan berani merencanakan masa depan.
Selain itu, ia mengajak seluruh perempuan di Sungai Penuh untuk memanfaatkan layanan KB serta saling mendukung dalam meningkatkan kualitas hidup.
Kegiatan pelayanan KB gratis ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya program KB sebagai bagian dari pembangunan keluarga yang berkelanjutan. (Emi)
Baca juga: Agenda Tahunan MINKER Kembali Gelar Sunatan Massal Gratis
Hari Ibu ke-97, GOW Sungai Penuh Dorong Perempuan Hebat Cetak Generasi Berprestasi



Mengusung tema “Bersama Keluarga Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Keluarga Berencana”, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, mulai dari OPD, camat, kepala puskesmas, lurah, kepala desa, kader PKK, hingga warga.











