Koransakti.co.id – Real Madrid CF sedang menghadapi situasi internal yang semakin tidak stabil dalam beberapa pekan terakhir.
Perpecahan di dalam tim makin dalam dan mencapai puncaknya pada hari Kamis ketika dua gelandang, Aurélien Tchouaméni dan Federico Valverde, terlibat insiden adu fisik di ruang ganti.
Peristiwa ini merupakan akumulasi dari masalah yang telah berlangsung sejak kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih.
Pengganti sementara, Álvaro Arbeloa, dilaporkan belum mampu meredakan ketegangan yang ada di skuad.
Bahkan, ia memperburuk suasana dengan membuat sejumlah pemain merasa tidak nyaman, termasuk gelandang Dani Ceballos.
Ceballos sendiri sudah tidak lagi masuk dalam rencana tim utama Real Madrid dan sudah mengetahui bahwa ia tidak akan mendapatkan menit bermain lagi.
Kondisi ini membuat masa depannya di Santiago Bernabéu hampir pasti berakhir, dengan kemungkinan besar ia hengkang pada bursa transfer musim panas mendatang.
Ketegangan antara Ceballos dan Arbeloa bermula saat ada pendekatan dari sebuah klub terhadap sang gelandang.
Dalam proses komunikasi tersebut, Arbeloa mungkin mengeluarkan komentar yang merugikan posisi Ceballos, sementara pemain tersebut tidak terlibat dalam pembahasan.
Setelah mengetahui hal tersebut, Ceballos kemudian menghadapi Arbeloa, baik terkait komentar maupun minimnya kesempatan bermain yang ia terima.
Konfrontasi itu memicu konflik berkepanjangan yang akhirnya merusak hubungan keduanya secara permanen.
Pembukaan bursa transfer pada 1 Juli, kemungkinan besar Ceballos masih bertahan hingga saat itu. Sementara posisi Arbeloa juga belum aman karena kecil kemungkinan ia bertahan untuk musim berikutnya di klub.-***















