Home / Daerah / Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 05:53 WIB

Tragedi Erupsi Gunung Dukono: Dua Pendaki Asal Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

koransakti - Penulis

Erupsi Gunung Dukono

Erupsi Gunung Dukono

koransakti.co.id, Ternate Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menuntaskan misi pencarian dua pendaki asal Singapura yang terjebak erupsi di Gunung Dukono, Halmahera Utara. Nahas, kedua warga negara asing (WNA) tersebut di temukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat di laporkan hilang akibat aktivitas vulkanik yang meningkat tajam.

Penemuan Korban di Medan Berat

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengonfirmasi bahwa petugas menemukan jasad kedua korban pada Minggu (10/5/2026) siang. Lokasi penemuan berada di titik koordinat $1^\circ 42′ 9.90″ \text{N} / 127^\circ 52′ 48.50″ \text{E}$, yang berjarak hanya belasan meter dari sumber sinyal darurat pertama.

Saat di temukan, kondisi korban sangat memprihatinkan. Iwan menjelaskan bahwa kedua pendaki yang di identifikasi bernama Heng dan Sha tersebut berada dalam posisi saling berpelukan di bawah himpitan batu besar. Di duga kuat, mereka tidak sempat menyelamatkan diri saat material erupsi menghantam area pendakian.

Baca juga :   Wako Ahmadi Kukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)

Proses Evakuasi yang Menantang

Meskipun menghadapi cuaca hujan ekstrem dan ancaman aktivitas vulkanik yang masih mengintai, tim evakuasi tetap bergerak cepat. Petugas membawa kantong jenazah menyusuri jalur terjal dari bibir kawah menuju posko induk di Desa Mamuya.

“Tim SAR gabungan bekerja tanpa lelah meski medan di lapangan sangat berisiko tinggi. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh unsur yang terlibat hingga korban berhasil dievakuasi,” ujar Iwan.

Operasi SAR Resmi Di tutup

Setelah menempuh perjalanan sulit, jenazah tiba di Desa Mamuya pada sore hari dan segera di larikan ke RSUD Tobelo untuk proses autopsi. Selain kedua WNA tersebut, seorang pendaki asal Indonesia bernama Angel juga di laporkan menjadi korban dalam insiden ini.

Baca juga :   Majelis Taklim Binaan TP-PKK Desa Pancuran Tiga Tampil Di Salah Satu Program TV

Keberhasilan evakuasi ini menandai berakhirnya operasi SAR di Gunung Dukono. Pihak Basarnas juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, BPBD, serta relawan setempat yang bahu-membahu dalam misi kemanusiaan ini. Sebelumnya, operasi pencarian bermula dari tertangkapnya sinyal darurat (SOS) melalui perangkat Garmin pada 8 Mei lalu. (red)

Berita ini 15 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pelantikan PPPK 2024 Dihadiri Ketua DPRD

Jambi

Kota Sungai Penuh Raih WTP Ke-14, Wali Kota Alfin Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan

Daerah

Fadli Sudria : Kampus STIE-SAK Harus Terus Memacu Prestasi Akademik

Daerah

Kemenko Polkam: Kemerdekaan Pers Pilar Penting Demokrasi 

Advetorial

Bupati Kerinci Adirozal Buka Secara Resmi Jambore PKK Tingkat Kabupaten Kerinci Tahun 2022

Sungai Penuh

Satgas Kerahkan dan Pantau Alat Berat di Lokasi Jalan Baru di Sungai Jernih

Kerinci

Dukung Program Hanpangan, Koramil 07/KA Siapkan Lahan Pertanian.

Budaya

Tari Rangguk: Gema Rebana dan Semangat Gotong Royong dari Tanah Kerinci