Koransakti.co.id – Liverpool harus menerima kenyataan pahit setelah mencatat rekor kebobolan terburuk dalam satu musim Liga Premier usai kalah telak 4-2 dari Aston Villa pada Jumat malam.
Hasil tersebut membuat The Reds telah kebobolan 52 gol pada musim 2025-26, angka tertinggi mereka dalam era kompetisi 38 pertandingan.
Meski demikian, Liverpool masih bertahan di posisi keempat klasemen dan terus bersaing ketat dengan Aston Villa dalam perebutan tiket Liga Champions.
Kemenangan pada laga tandang terakhir musim ini masih bisa memastikan tempat mereka di kompetisi elite Eropa tersebut.
Sebelum laga dimulai, tim asuhan Arne Slot sudah menghadapi masalah karena Alexander Isak dan Jeremie Frimpong absen akibat cedera.
Di sisi lain, Mohamed Salah dan Florian Wirtz hanya duduk di bangku cadangan pada awal pertandingan.
Aston Villa membuka keunggulan melalui gol Morgan Rogers menjelang turun minum.
Liverpool sempat menyamakan kedudukan lewat Virgil van Dijk di awal babak kedua, tetapi momentum tersebut tidak bertahan lama.
Ollie Watkins kemudian membawa Villa kembali unggul setelah kesalahan di lini tengah Liverpool, sebelum menambah satu gol lagi serta memberikan assist untuk gol John McGinn.
Van Dijk sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol di masa injury time, namun tidak cukup untuk menghindarkan kekalahan.
Hasil ini membuat Liverpool berpotensi memecahkan rekor kebobolan yang lebih buruk jika kembali kebobolan di laga terakhir musim.
Performa defensif mereka pun menjadi sorotan karena dalam beberapa musim terakhir belum pernah setinggi ini angka kebobolannya.
Meski Arne Slot tidak sepenuhnya bertanggung jawab akibat cedera pemain dan aktivitas transfer, kelemahan di lini tengah serta pertahanan tetap menjadi masalah utama sepanjang musim.
Kekalahan ini juga menjadi yang ke-19 di semua kompetisi, menambah tekanan terhadap masa depan sang pelatih di klub.-***















