Home / Agama / Edukasi

Senin, 18 Mei 2026 - 18:11 WIB

Catat! 8 Lokasi Paling Makbul untuk Berdoa di Tanah Suci Saat Ibadah Haji

koransakti - Penulis

koransakti.co.id-Melangsungkan ibadah haji ke Tanah Suci merupakan impian spiritual terbesar bagi setiap umat Muslim. Momen suci ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta melangitkan segala hajat.

Sebenarnya, kita bisa memanjatkan doa kapan saja dan di mana saja. Namun, Allah SWT mengistimewakan beberapa sudut di Makkah dan Madinah sebagai tempat yang sangat makbul. Jemaah haji yang memanjatkan doa di lokasi-lokasi ini memiliki peluang besar untuk dikabulkan permintaannya.

Agar perjalanan spiritual Anda semakin maksimal, mari pelajari delapan lokasi paling mustajab di Tanah Suci berikut ini!


Padang Arafah

1. Keagungan Padang Arafah

Padang Arafah menjadi lokasi paling krusial karena di sinilah puncak ibadah haji, yaitu wukuf, berlangsung. Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa terbaik adalah doa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah).

Jemaah dapat memanfaatkan waktu mustajab ini mulai dari matahari terbit hingga terbenam. Menariknya, seluruh area Arafah merupakan tempat yang makbul, termasuk kawasan sekitar Masjid Namirah dan Jabal Rahmah (Bukit Kasih Sayang).

2. Keheningan Malam di Muzdalifah dan Mina

Selain Arafah, jemaah haji wajib mengoptimalkan ibadah mereka di Muzdalifah dan Mina. Dua kawasan ini menyimpan keutamaan besar untuk mengais pahala dan pengampunan.

Saat bermalam (mabit) di Muzdalifah pada malam 10 Dzulhijjah, jemaah biasanya menghabiskan waktu untuk berzikir dan beristighfar sambil mengumpulkan batu kerikil. Selanjutnya, jemaah akan bergeser ke Mina untuk menginap pada hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Di Mina, jemaah dapat memperbanyak doa setelah menyelesaikan prosesi lempar jumrah.

3. Area Jamarat: Simbol Perlawanan Nafsu

Kawasan Jamarat merupakan tempat jemaah melakukan prosesi wajib melempar tiga pilar jumrah (Ula, Wusta, dan Aqabah). Setelah selesai melempar batu, jemaah sangat dianjurkan untuk berhenti sejenak dan memanjatkan doa.

Baca juga :   Pendidikan Islam zaman Rosul : DARI DARUL ARQOM (Mekkah) SAMPAI AL SUFFAH (Madinah)

Secara historis, tempat ini menandai momen ketika Nabi Ibrahim AS melempar setan yang mencoba menggagalkan perintah kurban Nabi Ismail AS. Oleh karena itu, berdoa di sini membawa kekuatan spiritual tersendiri untuk mengikis hawa nafsu.

4. Multazam: Titik Paling Diburu di Depan Ka’bah

Jika Anda berada di dalam Masjidil Haram, carilah area bernama Multazam. Lokasi istimewa ini terletak tepat di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Banyak ulama menyebutkan bahwa doa di Multazam mustahil ditolak oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW dahulu kerap menempelkan dada, pipi, serta kedua telapak tangannya ke dinding Ka’bah di area ini sambil menangis dan berdoa. Jemaah haji pun disunnahkan untuk mengikuti amalan tersebut jika situasinya memungkinkan.

5. Kesucian di Dalam Hijir Ismail

Tepat di sebelah utara Ka’bah, Anda akan melihat area berdinding setengah lingkaran yang bernama Hijir Ismail. Lokasi ini awalnya merupakan tempat tinggal Nabi Ismail AS bersama sang ibunda, Siti Hajar, sekaligus tempat beralihnya lelah Nabi Ibrahim AS saat membangun Ka’bah.

Karena Hijir Ismail sejatinya masih menjadi bagian dari bangunan bagian dalam Ka’bah, maka jemaah yang melakukan salat sunnah dan berdoa di sini akan mendapatkan keutamaan yang luar biasa.

6. Berkah di Balik Maqam Nabi Ibrahim

Banyak orang keliru menganggap tempat ini sebagai kuburan. Faktanya, Maqam Ibrahim adalah batu tempat berpijak Nabi Ibrahim AS ketika beliau menyusun batu-batu Ka’bah bersama Nabi Ismail AS.

Saat ini, jejak kaki tersebut tersimpan rapi di dalam struktur kaca berlapis emas di dekat Ka’bah. Selesai melakukan tawaf, jemaah sangat disunnahkan untuk melaksanakan salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim dan memohon hajat terbaik mereka.

Baca juga :   Jangan Lewatkan! Mulai 18 Mei 2026, Lakukan Amalan Dahsyat Ini di 10 Hari Pertama Bulan Zulhijah

7. Napak Tilas di Bukit Shafa dan Marwah

Melalui ibadah Sa’i, jemaah haji akan berjalan dan berlari kecil sebanyak tujuh kali di antara Bukit Shafa dan Marwah. Lintasan ini merupakan saksi bisu perjuangan luar biasa Siti Hajar saat mencari air demi menyelamatkan bayi Ismail.

Ketika Anda mencapai puncak Bukit Shafa maupun Bukit Marwah, menghadaplah ke arah Ka’bah, angkat kedua tangan, dan panjatkan doa dengan khusyuk. Tempat ini diyakini sebagai salah satu titik paling makbul karena merupakan bagian dari syiar agama Allah.

8. Raudhah: Taman Surga di Masjid Nabawi

Saat jemaah haji bergeser ke kota Madinah, Raudhah menjadi magnet spiritual utama yang paling dinanti. Terletak di dalam Masjid Nabawi, area yang berada di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW ini mendapat julukan langsung dari Nabi sebagai “Taman Surga”.

Area ini ditandai dengan hamparan karpet berwarna hijau yang kontras dengan karpet merah di sekelilingnya. Mengingat areanya yang terbatas dan memerlukan izin masuk khusus, jemaah harus memanfaatkan waktu singkat di Raudhah dengan fokus melakukan salat sunnah, berzikir, dan melangitkan doa terbaik.


Kesimpulan

Perjalanan haji adalah kesempatan sekali seumur hidup bagi sebagian besar orang. Meskipun Allah Maha Mendengar di setiap tempat, memanfaatkan waktu dan delapan lokasi makbul di atas akan membantu Anda meraih berkah ibadah yang jauh lebih sempurna. Selamat beribadah, semoga menjadi haji yang mabrur!

Baca juga: KISWAH Tour & Travel Hadirkan Program Umrah Free Tour Taif & Badar, Wujudkan Rindu Suci Menjadi Nyata

AS SUFFAH KOBONG PERTAMA DI DUNIA 

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Edukasi

FUSAKO FEST 2026: Langkah Nyata HIMSAK Dalam Memajukan SDM Kerinci Dan Sungai Penuh. 

Edukasi

Bupati Buka Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H, Perkuat Generasi Qur’ani di Kerinci

Advetorial

Wawako Azhar Hadiri Pembukaan MTQ ke-54 Provinsi Jambi

Agama

Hari Santri Nasional 2025, LTN MWC NU Kecamatan Katapang Sambut Dengan 3 Program
Mulut Bau Asam Jam 12 Siang, Bolehkah Sikat Gigi Pakai Odol? Cek Hukum Sikat Gigi, Ngupil, & Korek Kuping Saat Puasa Biar Nggak Batal!

Agama

Mulut Bau Asam Jam 12 Siang, Bolehkah Sikat Gigi Pakai Odol? Cek Hukum Sikat Gigi, Ngupil, & Korek Kuping Saat Puasa Biar Nggak Batal!

Edukasi

Fatwa MUI No.6/2025: Buang Sampah ke Sungai, Danau, dan Laut Kini Ditegaskan Haram
Kayu Gaharu, Tanaman Favorit Nabi Muhammad yang Kini Terancam Punah

Edukasi

Kayu Gaharu, Tanaman Favorit Nabi Muhammad yang Kini Terancam Punah

Edukasi

“Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi Secara Alami Menurut Dokter: Cek Daftar Makanan & Herbalnya”