Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) menjadi salah satu program yang mendorong keterlibatan aktif orang tua, khususnya ayah, dalam mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah.
Gerakan ini tidak sekadar mengantar anak hingga gerbang sekolah, tetapi juga menjadi simbol dukungan, kasih sayang, dan motivasi yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat belajar peserta didik.
Melalui kehadiran ayah, di harapkan terjalin hubungan emosional yang semakin kuat sehingga mampu mendukung pembentukan karakter anak sejak dini.
Semangat itulah yang terlihat di SMP Negeri 8 SNP Plus Kota Sungai Penuh saat menggelar Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) yang di rangkaikan dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026, Senin (13/7/2026).
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dengan mengusung tema “Ayah Hebat, Anak Semangat, Masa Depan Kuat!”, sebagai bentuk komitmen sekolah membangun budaya pendidikan yang melibatkan keluarga.
Kegiatan tersebut di hadiri Kepala SMP Negeri 8 Sungai Penuh, Elna Hasmita, S.Pd., M.M., Kabag Ops Polres Kerinci AKP Edi Mardi Siswoyo, M.M., serta Kepala Bidang Diskominfo Kota Sungai Penuh Heri Setiawan, S.E., M.M.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan kepolisian semakin memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah bagi peserta didik baru.
Dalam sambutannya, Elna Hasmita menyampaikan bahwa pelaksanaan MPLS Ramah Tahun 2026 mengusung semangat “Hari Baru, Aman, Nyaman di Sekolah.” Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun rasa percaya diri, menanamkan kedisiplinan, serta menjalin hubungan yang baik dengan guru maupun sesama siswa.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian MPLS di laksanakan tanpa praktik perundungan maupun kekerasan. Sebaliknya, sekolah mengedepankan pendekatan yang edukatif, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Kerinci AKP Edi Mardi Siswoyo mengajak seluruh siswa baru untuk menjadi generasi yang disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan tidak terlibat dalam perundungan, penyalahgunaan narkoba, balap liar, maupun tindakan yang melanggar hukum.
“Jadilah generasi yang berakhlak baik, rajin belajar, saling menghormati, dan mampu menjaga nama baik sekolah maupun keluarga. Masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan taat terhadap aturan,” pesan AKP Edi Mardi Siswoyo.
Melalui pelaksanaan GAMAS yang di padukan dengan MPLS Ramah 2026, SMP Negeri 8 Sungai Penuh kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berpusat pada peserta didik sekaligus melibatkan peran aktif keluarga.
Kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan kepolisian di harapkan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Emi)



Melalui pelaksanaan GAMAS yang di padukan dengan MPLS Ramah 2026, SMP Negeri 8 Sungai Penuh kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berpusat pada peserta didik sekaligus melibatkan peran aktif keluarga.











