Home / Advetorial / Kerinci / Pendidikan

Selasa, 3 Juni 2025 - 17:42 WIB

IAIN Kerinci Kukuhkan Lima Guru Besar, Perkuat Fondasi Ilmu Keislaman

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Kerinci – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci resmi mengukuhkan lima akademisi sebagai Guru Besar dalam sidang senat terbuka yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Digital IAIN Kerinci, Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh, Selasa (3 Juni 2025).

Momen ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi IAIN Kerinci sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Kelima akademisi yang dikukuhkan adalah 3 orang guru besar dalam bidang pendidikan dan 2 orang guru besar dalam bidang hukum islam/syariah

1. Prof. Dr. Ahmad Jamin, S.Ag., S.IP., M.Ag. – Guru Besar Filsafat Pendidikan Islam.

2. Prof. Dr. Usman, S.Ag., M.Ag. – Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam

3. Prof. Dr. Muhammad Yusuf, S.Ag., M.Ag. – Guru Besar Pendidikan Nilai dan Karakter Islami

4. Prof. Dr. Y Sonafist, S.Ag., M.Ag. – Guru Besar Hukum Keluarga Islam

5. Prof. Dr. Azhar, M.Ag. – Guru Besar Pemikiran Hukum Keluarga Islam

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, M.Si., menyebut pengukuhan ini bukan hanya pencapaian puncak karir, melainkan tonggak pengabdian penting bagi kemajuan kampus.

Ia menyampaikan selamat kepada kelima guru besar: Prof.Dr Ahmad Yamin,S.,Ag.,S.IP.,M.Ag, Prof.Dr.MuhamadYusuf, S.Ag.,M.Ag, Prof.Dr.Usman,S.Ag.,M.Ag, Prof.Dr.H.Y. Sonafis,M.Ag, dan Prof. Dr.H.Azhar,M.Ag

Baca juga :   Trail Adventure JELASAK Meriahkan Satu Abad Kebun Teh Kayu Aro dan HUT TNI ke-80

Rektor berharap ke depan jumlah guru besar di IAIN Kerinci bisa bertambah hingga 16 orang pada 2029, termasuk kandidat seperti Dr. Eka Putra dan Dr. Hadi Chandra.

Rektor menyampaikan terima kasih kepada keluarga para guru besar, karena sesungguhnya dibalik capaian keberhasilan ada doa anak- anak, orangtua dan istri  yang disebutnya sebagai “profesor dalam keikhlasan” karena telah mendampingi perjuangan akademik panjang.

Lebih lanjut rektor mengatakan melalui pengukuhan ini, IAIN Kerinci menegaskan posisinya sebagai institusi keilmuan yang tidak hanya menjaga tradisi Islam, tetapi juga aktif berdialog dengan wacana global dan membangun arah peradaban ilmu di Kerinci dan sekitarnya.

Ia menilai bahwa pengukuhan ini bukan hanya keberhasilan pribadi, tetapi juga cerminan kemajuan institusi secara menyeluruh.

“Pengangkatan lima guru besar hari ini menunjukkan komitmen nyata IAIN Kerinci dalam membangun budaya akademik yang kokoh dan berkelanjutan. Kehadiran guru besar akan memperkaya diskursus ilmiah, memperkuat kegiatan riset, dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kampus,” ujarnya.

Dr. Jafar juga menegaskan bahwa bidang-bidang keilmuan yang digeluti oleh para profesor ini sangat strategis dalam merespons berbagai tantangan pendidikan Islam masa kini.

Baca juga :   Inggrid Gita Yolanda, Mengucapkan Dirgahayu Kota Sungai Penuh

“Mulai dari filsafat pendidikan hingga hukum keluarga Islam, keahlian mereka sangat relevan dalam menjawab kebutuhan zaman dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sebagaimana pidato ilmiah Prof.Dr.H.Azhar,M.Ag dengan judul, Kontroversi Pemikiran Hukum Islam Antara Pembaruan dan Kewajiban Bermazhab,  Prof.Dr.H.Y.Sonafit,M.Ag dengan judul Sejarah dan Eksistensi Hukum Keluarga Islam di Indonesia, Prof.Dr.Ahmad Jamin,S.Ag.,S.IP.,M.Ag dengan judul Filsafat Pendidikan dan Universal, Design For Learning : Meneguhkan Nilai-Nilai Islam dalam Ruang Modernitas. Prof.Dr.Muhamad Yusuf,S.Ag.,M.Ag dengan judul Moral yang Turun dari Langit dan Tumbuh di Bumi Dialektika Karakter Islami dan Masyarakat Muslim serta Prof.Dr Usman,S.Ag.,M.Ag, dengan judul Transformasi Spitualitas dalam Muraqabah terhadap Pengembangan Kompetensi Pendidikan.

Dengan bertambahnya lima guru besar ini, IAIN Kerinci semakin memperkuat barisan tenaga pendidik berkualifikasi tinggi dan menegaskan peranannya sebagai institusi unggul dalam pengembangan ilmu-ilmu keislaman di kawasan regional.

Kelima pidato ilmiah para guru besar itu juga membentangkan spektrum intelektual yang kaya dan konstekstual, bukan hanya memperkaya khasanah keilmuan islam tetapi juga menunjukkan bahwa akademisi IAIN Kerinci teguh erat dengan percakapan global intelekual dan teori-teori interaktif. (Emi)

Berita ini 193 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Kerinci Monadi Lantik TP-PKK Kerinci Periode 2025-2030

Advetorial

Wawako Sungai penuh Azhar Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Advetorial

INUL DARATISTA KOMENTARI KONTEN BELAJAR HUKUM PAPA ZIDAN DAN ADVOKAT ENDANG HADRIAN

Dinamika

Berantas Judi Online Kodim 0417/Kerinci Periksa Seluruh HP Anggota

Kebijakan

Presiden Prabowo Saksikan Pertukaran LoI Kemitraan EdTech antara Indonesia dan PEA

Nasional

Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua: Refleksi dan Aksi Hardiknas 2026

Advetorial

Langkah Awal Membangun Budaya Baca, Dinas Perpustakaan Kerinci Gelar Bimtek Peningkatan Pengelolaan Perpustakaan SD

Pendidikan

Dukung Atasi Stunting,Kodim 0417/Kerinci Gelar Dapur Masuk Sekolah.