Home / Pemerintahan / Sungai Penuh

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 08:44 WIB

Kadis Disbudpar Bobi Arisandi Membantah Wako Ahmadi Zubir Bukan Arogan

koransakti - Penulis

Koran Sakti. co.id, Sungai Penuh – Kadis Disbudpar Kota Sungai Penuh Bobi Arisandi,S.Pd,M.Pd Membantah isu miring terhadap Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir yang terkesan arogan terhadap ASN terkait dukungan terhadap program Disbudpar, seperti diberitakan media ini sebelumnya.

Melalui WhatsApp (WA) Bobi mengirim bantahan ke redaksi Koran Sakti.co.id, Jumat malam (21/10). “Ini bukan arogan ataupun bentuk tekanan terhadap ASN, tetapi ini merupakan wujud kecintaan dan rasa kita memiliki Kota Sungai Penuh yang sangat kita banggakan ini,” jelasnya.

Baca juga :   Hindari Informasi Hoax, KPU Sungai Penuh Gelar Coffee Morning 

Hal ini banyak dibicarakan di group WA setelah surat edaran Walikota Sungai Penuh beredar di kalangan ASN yang mewajibkan seluruh ASN memberi dukungan melalui SMS minimal dua kali untuk nominator Anugrah Pesona Indonesia 2022.

Baca juga :   Kepala Sekolah SMPN 2 Sungai Penuh Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H, Ajak Pererat Silaturahmi

Untuk Depati VII Coffee dalam katagori ekowisata dan festival Kenduri Sko dalam katagori festival pariwisata. Pada surat edaran tersebut disebutkan jika tidak dilaksanakan akan dikenakan sanksi penundaan pencairan TPP.

“Selama ini semacam himbauan sudah kita lakukan tetapi kurang peduli,” terang Bobi. (Emi)

Berita ini 351 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Kementerian Keuangan RI Beri Penghargaan  Daerah Penerima WTP

Advetorial

Pemkot Sungai Penuh Gelar Upacara Peringatan HUT RI Ke- 79

Advetorial

Pemkot Sungai Penuh Gelar Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2022

Advetorial

Lepas 291 JCH, Monadi : Semoga Proses Ibadah Berjalan dengan Lancar

Sungai Penuh

Walikota Sungai Penuh Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK Perwakilan Provinsi Jambi

Jambi

Mahasiswa se- Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh Gelar Aksi Damai, Suarakan Tiga Tuntutan

Advetorial

Wako Ahmadi Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka Kota Sungai Penuh

Dinamika

Bertani Kembali ke Alam, Pangan Sehat Lestari