Home / Advetorial / Pemerintahan / Pendidikan

Rabu, 10 September 2025 - 17:43 WIB

MTQ ke-IV Desa Sungai Jernih : Generasi Qur’ani & Peringatan Maulid Nabi 

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Sungai Penuh- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IV tahun 2025 tingkat Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh digelar

Mengusung tema “Meningkatkan Ketakwaan dan Menciptakan Generasi Pecinta Al-Qur’an”, kegiatan ini sekaligus momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga semakin memperkuat nilai syiar Islam di tengah masyarakat.

Kepala Desa Sungai Jernih, Rudi Hartono, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pergelaran MTQ ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, melainkan benar-benar dimaknai untuk memahami isi kandungan Al-Qur’an.

“Saya berharap kepada seluruh peserta Tilawatil Qur’an dan masyarakat yang hadir dapat memahami isi dari Al-Qur’an. Mari kita jadikan MTQ ini sebagai sarana mempertebal iman dan menumbuhkan rasa cinta kita terhadap sang pencipta serta akhlaq Nabi Muhammad SAW bisa menjadi contoh tauladan untuk kita semua dalam menjalani kehidupan sehari hari ,” ujarnya.

Baca juga :   Kades Wahidin dampingi Bupati Meninjau Saluran Irigasi Tersumbat 

Rudi Hartono juga menambahkan, pada pelaksanaan MTQ tingkat desa berikutnya, yakni MTQ ke-V, pihaknya berharap dapat diselenggarakan di dusun lain dalam wilayah Desa Sungai Jernih, sehingga semangat syiar Al-Qur’an dapat merata ke seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga :   Satgas TMMD Bangun Lapangan Voli di Sungai Jernih, Warga Antusias Gotong Royong

Momentum peringatan Maulid Nabi turut memberikan makna tersendiri dalam kegiatan MTQ ini. Selain meneladani akhlak Rasulullah SAW, masyarakat diajak untuk terus menanamkan cinta terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Kegiatan MTQ ke-IV ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kehadiran peserta maupun warga sekitar yang memenuhi lokasi acara mencerminkan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga media pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang religius, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pondasi dari kehidupan. (Emi)

 

 

 

 

Berita ini 37 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sinergi Menguat, Pemkot Sungai Penuh Apel dan Halal Bihalal Bersama ASN

Advetorial

Pengadaan Perumahan PWI Pusat, Pendaftaran Dimulai 

Advetorial

SMPN 2 Raih Juara Lomba Bahasa Inggris

Pendidikan

14 Tahun Unmuh Babel: Refleksi dan Komitmen Majukan Bumi Serumpun
Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Makanan Firaun yang Masih Bisa Dimakan Setelah 3.000 Tahun

Fakta Unik

Pojok Sains: Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Makanan Firaun yang Masih Bisa Dimakan Setelah 3.000 Tahun

Advetorial

Wako Ahmadi Tutup Lomba Bahasa Inggris Tingkat SMP Sederajat

Advetorial

Bupati Kerinci Monadi Teken Komitmen Reformasi Birokrasi 

Advetorial

Wawako Azhar : Fungsikan Kembali Areal Sawah Yang Terendam