Gercep, Baru Empat Hari Di lantik Kalaksa BPBD Desrizal Langsung Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Tapan-Sungai Penuh
Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Baru empat hari mengemban amanah sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh, Desrizal, S.Pd., M.M., langsung menunjukkan kepemimpinan taktis di lapangan.
Ia memimpin langsung Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Sungai Penuh terjun ke lokasi bencana pohon tumbang di Kilometer 37 Puncak, Jalan Lintas Tapan–Sungai Penuh, Minggu (25/10/2026).
Peristiwa pohon tumbang ini terjadi pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB akibat cuaca ekstrem.
Akibat kejadian tersebut, akses transportasi darat yang menghubungkan Tapan dan Sungai Penuh sempat lumpuh total, membuat kendaraan roda empat maupun roda dua terjebak dalam kemacetan panjang.
Bergerak Cepat Berkat Sinergi Laporan Warga dan Kepolisian
Informasi mengenai insiden ini di terima oleh piket TRC BPBD Kota Sungai Penuh melalui sambungan telepon dari para pengemudi yang melintas serta laporan dari Kapolsek Sungai Penuh pada Minggu pagi (25/10/2026) pukul 07.45 WIB.
Merespons laporan tersebut, Kalaksa BPBD Desrizal tidak menunggu lama. Ia langsung menggerakkan Tim 4 TRC BPBD Kota Sungai Penuh bersama jajaran Polres Kerinci menuju titik lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.
”Begitu laporan masuk, kami bersama tim langsung bergerak cepat menuju lokasi di KM 37 Puncak untuk memastikan jalur vital ini bisa segera di lewati kembali oleh masyarakat,” ujar Desrizal
Kendala Minimnya Peralatan Tak Surutkan Semangat Tim
Dengan mengandalkan sarana prasarana yang terbatas yakni 1 unit mobil rescue BPBD dan 1 unit mesin senso (gergaji mesin) Tim TRC bersama aparat kepolisian langsung berjibaku memotong dan mengevakuasi batang pohon besar yang melintang di badan jalan.
Meskipun di hadapkan pada kendala kurangnya peralatan pendukung, kerja keras dan sinergi yang solid di lapangan membuahkan hasil manis.
Tepat pukul 10.00 WIB, material pohon tumbang berhasil di bersihkan sepenuhnya dari badan jalan, dan arus lalu lintas kendaraan yang sempat lumpuh kini sudah kembali normal dan dapat dilalui dengan aman.
Setelah memastikan situasi kondusif, melakukan kaji cepat, serta mengambil dokumentasi di lokasi, seluruh personel TRC BPBD Kota Sungai Penuh kembali ke posko pada pukul 12.00 WIB.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Menutup rangkaian penanganan darurat tersebut, Kalaksa BPBD Desrizal mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi jalur Tapan–Sungai Penuh agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
Ia juga menekankan pentingnya membangun jejaring komunikasi dan koordinasi yang erat antar-instansi serta masyarakat guna mempercepat pertolongan apabila terjadi bencana serupa di masa mendatang. (Emi)
Baca juga: Wako Alfin Temui Kementerian LH, Dorong Percepatan Penetapan Batas Kawasan Hutan
Wawako Azhar Hamzah Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Perkuat Kinerja Birokrasi Pemkot Sungai Penuh



















