Home / Bisnis / Kriminal

Selasa, 12 Maret 2024 - 06:26 WIB

Membongkar Sindikat Bisnis Rokok Illegal di Bumi Sakti Alam Kerinci

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Kerinci – Sindikat bisnis rokok khusus kawasan Bumi Sakti Alam Kerinci yakni Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi yang digeluti pengusaha nakal, ternyata telah berlangsung sejak lama. Bisnis haram ini diduga merugikan keuangan negara hingga ratusan miliar dari sektor cukai.

Rokok dari berbagai merk, hingga saat ini bebas diperjualbelikan di sejumlah pasar, grosir, kelontong dan bahkan kedai kecil di Bumi Sakti Alam Kerinci ini.

Isbal Aktivis Kerinci mengungkapkan bahwa Rokok Illegal adalah rokok yang beredar di masyarakat namun tidak memenuhi kewajiban sebagai barang kena cukai berupa pembayaran cukai yang ditandai dengan pita cukai.

Baca juga :   KPK Ungkap Sumber Uang Sitaan Hampir Rp100 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Rokok yang tidak memenuhi ketentuan undang-undang atau ilegal memiliki beberapa ciri yaitu rokok tanpa dilekati pita cukai (polos), dilekati pita cukai palsu, pita cukai yang bukan peruntukkannya, pita cukai bekas, dan salah personalisasi.

Dilansir dari Kerincitime.co.id, dari data yang dihimpun, peredaran Rokok Illegal di Provinsi Jambi luar biasa besar, setiap Minggu 2 tronton masuk ke Jambi. Dan itu di edar ke semua Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi terrmasuk Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Baca juga :   Hukum Forex dalam Islam: Halal atau Haram? Simak Penjelasan Fatwa MUI

Di Jambi Rokok Illegal ada akrab disebut Rokok Illegal Jawa dan Rokok Illegal Tungkal jenis dan merk rokok berlebel.

Adapun modus yang dilakukan adalah dengan memperjualbelikan kuota persetujuan pemasukan barang/rokok dari oknum pengusaha (cukong).

“Untuk pendistribusian, sejumlah kaki tangan cukong, yang terdiri dari sales-sales kecil, mulai menawarkan dan menjajakan berbagai merk rokok ini ke grosir” ujar sumber.

Sedangkan untuk pendistribusian ke daerah /Kota di Provinsi Jambi , sang cukong atau toke memanfaatkan jasa oknum aparat dengan jatah yang sudah ditentukan. (red)

Berita ini 316 kali dibaca

Share :

Baca Juga

IHSG Sesi I Rebound 1,30% ke 8.258, Saham UNVR, TLKM, dan EXCL Pimpin Penguatan

Bisnis

IHSG Sesi I Rebound 1,30% ke 8.258, Saham UNVR, TLKM, dan EXCL Pimpin Penguatan
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Bisnis

IHSG Hari Ini 29 Oktober 2025 Merah, Asing Lepas Saham Big Banks (BBRI, BMRI)

Bisnis

*Laut Rusak, Negara Dirugikan: Tambang Timah di Luar IUP Sukadamai Beraroma Pidana*
Pet Hotel Penuh Semua? Buka Jasa "Titip Anabul Rumahan" Sekarang! Cuma Modal Ruang Tamu, Banjir Orderan dari Pemilik Kucing yang Mau Liburan!

Bisnis

Pet Hotel Penuh Semua? Buka Jasa “Titip Anabul Rumahan” Sekarang! Cuma Modal Ruang Tamu, Banjir Orderan dari Pemilik Kucing yang Mau Liburan!

Bisnis

Strategi Omnichannel: Mengapa Brand Lokal Mulai Mandiri dan Tinggalkan Ketergantungan pada Marketplace?

Kriminal

Polisi Amankan Pria Pemilik Ladang Ganja

Kerinci

Dugaan Money Politik dalam Pilkades Pungut Mudik, Tim Sukses Cakades Ditahan Polisi

Kriminal

Patroli Reskrim Polsek Pinang Amankan Pelaku Modus Transaksi COD, Ancam Korban dengan Sebilah Golok