Koransakti.co.id – Barcelona tengah menghadapi krisis di lini belakang setelah menerima kabar buruk terkait kondisi Andreas Christensen.
Bek asal Denmark itu mengalami robekan sebagian ligamen ACL sehingga ia diperkirakan harus menepi hampir sepanjang sisa musim.
Situasi ini semakin memperparah masalah pertahanan Blaugrana.
Pelatih Hansi Flick kini harus menerima kenyataan kehilangan dua pilar belakang sekaligus, yakni Ronald Araujo dan Christensen.
Kondisi tersebut membuat Barcelona hanya menyisakan Pau Cubarsi, Gerard Martin, dan Eric Garcia sebagai opsi bek tengah yang tersedia. Hal itu tentu saja menyulitkan untuk bersaing di berbagai kompetisi.
Menurut laporan Fabrizio Romano, manajemen Barcelona mulai mempertimbangkan langkah untuk merekrut bek tengah pada bursa transfer musim dingin.
Awalnya klub merencanakan perekrutan bek baru pada musim panas, tetapi cedera yang dialami Araujo dan Christensen memaksa mereka mempercepat rencana tersebut.
Meski demikian, upaya mendatangkan pemain pada Januari bukan perkara mudah, terutama mengingat keterbatasan finansial klub.
MD melaporkan bahwa Barcelona bisa memanfaatkan hingga 80 persen gaji Christensen untuk mendaftarkan pemain baru, dengan syarat klub memastikan sang bek absen setidaknya selama empat bulan.
Barcelona menyadari bahwa bursa transfer tengah musim biasanya menyulitkan karena klub enggan melepas pemain penting.
Kendati begitu, mereka tetap berkomitmen mencari solusi terbaik demi menjaga stabilitas tim.
Sejumlah nama seperti Marc Guehi dan Nico Schlotterbeck sempat masuk radar, meski peluang realistis keduanya lebih terbuka pada musim panas.
Untuk jangka pendek, klub tetap membuka kemungkinan merekrut pemain berstatus pinjaman sambil menunggu perombakan permanen lini pertahanan pada akhir musim.-***















