Di tengah maraknya penyakit musiman, masyarakat mulai kembali melirik obat herbal sebagai penopang kesehatan alami.
Koran Sakti.co.id, Jakarta-Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga daya tahan tubuh kini semakin meningkat. Tak sedikit yang mulai beralih pada obat-obatan herbal sebagai alternatif pendukung kesehatan.
Di antara berbagai tanaman yang dikenal berkhasiat, daun sirsak dan temulawak menjadi dua bahan herbal yang kini banyak dicari.
Menurut ahli tanaman obat dari Universitas Indonesia, Dr. Endang Rahayu, daun sirsak memiliki kandungan acetogenin yang dikenal sebagai antioksidan kuat.
“Kandungan ini dapat membantu tubuh melawan radikal bebas serta meningkatkan kekebalan tubuh secara alami,” jelasnya saat dihubungi oleh Koran Sakti, Selasa (27/5).
Sementara itu, temulawak yang telah lama dikenal dalam jamu tradisional Indonesia mengandung kurkumin dan xanthorrhizol yang bersifat antiinflamasi dan antibakteri.
Kombinasi kedua senyawa ini diyakini mampu menurunkan risiko peradangan dan menjaga fungsi organ hati.
Tak hanya digunakan dalam bentuk segar, kini banyak produsen lokal yang mengolah daun sirsak dan temulawak dalam bentuk kapsul, teh, hingga ekstrak cair.
Meski demikian, para pakar tetap mengimbau agar masyarakat berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat herbal secara rutin, terutama bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan medis.
“Herbal itu aman selama digunakan dengan bijak. Jangan asal konsumsi tanpa memahami dosis atau potensi interaksi dengan obat lain,” tegas Dr. Endang.
Kementerian Kesehatan RI sendiri telah mendorong pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai bagian dari strategi menjaga kesehatan masyarakat. Edukasi mengenai cara menanam dan meracik tanaman herbal pun terus digencarkan.
Dengan tren kembali ke alam ini, masyarakat diharapkan tidak hanya mencari kesembuhan, tetapi juga mulai menerapkan pola hidup sehat yang lebih berkelanjutan. (dher)















