koransakti.co.id- Sinyal positif terpancar kuat dari lintasan Autodromo Internacional do Algarve, Portugal, pada tes pramusim Moto3 2026. Oleh karena itu, publik otomotif Indonesia patut berbangga atas performa Veda Ega Pratama yang langsung tampil “ngacir” sejak hari pertama.
Secara khusus, pembalap muda andalan Honda Team Asia ini berhasil mencatatkan waktu 2 menit 02,545 detik, yang menempatkannya di posisi ke-7 dari seluruh kontestan. Meskipun demikian, statusnya sebagai rookie (pendatang baru) tidak menghalanginya untuk bersaing ketat dengan para pembalap kawakan Eropa.
Hal ini menarik karena Veda menunjukkan efisiensi luar biasa dengan mencatatkan waktu terbaiknya hanya dalam 15 putaran. Oleh sebab itu, ia berhasil unggul telak dari rekan setimnya, Zen Mitani, yang terdampar di posisi ke-18 dengan selisih waktu hampir 3 detik.
Selain itu, kecepatan rata-rata Veda yang mencapai 134,90 km/jam membuktikan keberaniannya menaklukkan sirkuit “Roller Coaster” Portimao yang terkenal ekstrem. Sebagai tambahan, tabel di bawah ini akan membedah perbandingan kekuatan Veda dengan rival internal maupun pembalap tercepat di sesi tes tersebut.
Oleh karena itu, performa impresif ini menjadi modal berharga bagi Veda untuk menatap musim balap 2026 dengan optimisme tinggi. Dengan demikian, target masuk ke barisan depan saat kualifikasi nanti bukanlah hal yang mustahil jika ia mampu mempertahankan konsistensinya. Sebagai informasi, media internasional mulai memberikan apresiasi pada gaya balap Veda yang di nilai sangat stabil dan tenang meski dalam kondisi cuaca yang tidak menentu. Akhirnya, kita semua berharap bendera Merah Putih dapat berkibar tinggi di podium Moto3 musim ini.
Komparasi Kekuatan: Veda Ega Pratama vs Zen Mitani
Berikutnya, mari kita lihat perbandingan data teknis antara dua talenta muda Asia di tim yang sama:
| Metrik Perbandingan | Veda Ega Pratama (#9) | Zen Mitani (#32) | Selisih (Gap) |
| Posisi Klasemen Tes | Ke-7 | Ke-18 | +11 Posisi |
| Waktu Terbaik | 2:02.545 | 2:05.510 | 2.965 detik |
| Kecepatan Rata-rata | 134.90 km/jam | 131.71 km/jam | 3.19 km/jam |
| Lap Terbaik Terjadi | Lap ke-15 | Lap ke-35 | Lebih Efisien |
Analisis Head-to-Head: Veda Ega vs Guido Pini (Tercepat)
Selanjutnya, berikut adalah gambaran posisi Veda jika dibandingkan dengan pimpinan sesi, Guido Pini dari tim Leopard Racing:
Selisih Waktu Kompetitif: Veda hanya terpaut 1.303 detik dari Guido Pini. Untuk ukuran rookie yang melawan motor dominan dari Leopard Racing, selisih ini dianggap sangat tipis dan kompetitif.
Potensi Time Attack: Pini mencetak waktu terbaik di lap akhir (lap 30), sementara Veda sudah mencapainya di pertengahan sesi (lap 15). Ini mengindikasikan Veda masih punya “tabungan” kecepatan jika melakukan simulasi kualifikasi penuh.
Nyali di Tikungan: Dengan selisih top speed rata-rata hanya 1,45 km/jam, Veda terbukti mampu menyamai kelincahan pembalap papan atas Eropa di sektor-sektor teknis yang sulit.
Prediksi Kualifikasi: Jika tren ini berlanjut, Veda diprediksi kuat mampu mengamankan posisi di Row 3 atau Row 4 (posisi 7-12) pada balapan perdana nanti.















