Babak 32 Besar yang Menegangkan
koransakti.co.id- Panggung Piala Dunia 2026 siap menyajikan laga akbar saat Timnas Portugal bersua Timnas Kroasia di babak 32 besar. Pertandingan hidup-mati ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (3/7/2026) pukul 06.00 WIB.
Sebelum peluit pertama berbunyi, pelatih Portugal, Roberto Martinez, melempar pujian setinggi langit untuk jenderal lapangan tengah Kroasia, Luka Modric.
Dua Ikon yang Melawan Usia
Martinez menilai Modric sebagai pesepak bola yang luar biasa. Bagaimana tidak? Gelandang cerdas ini tetap memegang peran krusial di tim nasional meski akan menginjak usia 41 tahun pada September mendatang.
Lebih lanjut, mantan arsitek Timnas Belgia tersebut mengagumi ketangguhan mental Modric yang selalu kebal dari kritik publik. Menariknya, Martinez langsung menyamakan karakter sang rival dengan kaptennya sendiri, Cristiano Ronaldo.
“Kita sedang membicarakan para pemain yang levelnya sudah berada di atas opini publik. Mereka adalah ikon sepak bola dunia,” ujar Martinez. “Konsistensi dan umur panjang karier membuat mereka sangat spesial. Luka Modric tetap bermain di level tertinggi pada usia kepala empat, sama persis seperti kapten kami, Cristiano Ronaldo. Keduanya sungguh luar biasa.”
Saat ini, Ronaldo yang juga telah menginjak usia 41 tahun masih menjadi tumpuan utama Selecao das Quinas. Terbukti, mega bintang berjuluk CR7 itu sukses melesakkan dua gol sepanjang fase grup Piala Dunia 2026.
Rivalitas Baru di Panggung Dunia
Kedua tim menapakkan kaki ke fase gugur setelah finis sebagai runner-up di grup masing-masing. Portugal mengunci posisi kedua Grup K di bawah Kolombia, sedangkan Kroasia membuntuti Inggris di Grup L.
Uniknya, laga ini menjadi sejarah baru karena merupakan pertemuan perdana bagi Portugal dan Kroasia di sepanjang sejarah Piala Dunia. Walaupun demikian, atmosfer persaingan mereka sebenarnya sudah terbangun lewat serangkaian duel sengit di ajang Euro dan UEFA Nations League. Bentrokan terakhir mereka terjadi pada November 2024 lalu dengan skor akhir sama kuat 1-1.
Di luar rivalitas sengit ini, Ronaldo dan Modric memiliki ikatan emosional yang kuat. Mereka pernah bahu-membahu membela Real Madrid pada periode 2012 hingga 2018, serta sukses menyumbang berbagai trofi bergengsi termasuk satu gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions. Kini, dua sahabat lama ini harus saling sikut demi tiket ke babak berikutnya. (Fadil)















